Berita Ciamis

Seorang Anak Punk di Banjarsari Menyerahkan Diri

infopriangan.com, BERITA CIAMIS.  Salah seorang anak punk yang sempat melawan dan melarikan diri saat akan diamankan oleh anggota Polsek Banjarsari akhirnya menyerahkan diri dan meminta maaf.

Remaja berinisial A tersebut beserta sembilan anak punk yang lain terjaring razia di sekitar Alun-Alun Banjarsari, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

Dengan didampingi orang tua, serta Ketua RT setempat, A datang ke Mapolsek Banjarsari guna menyerahkan diri dan meminta maaf atas kelakuannya beberapa waktu lalu.

Menurut A mengatakan, dirinya mengaku menyesal atas perbuatan yang ia lakukan dengan melawan aparat saat hendak diamankan beserta teman-temannya sesama anak punk.

“Maka dari itu saya atas nama pribadi meminta maaf kepada Kapolsek Banjarsari, anggota polisi, juga masyarakat Banjarsari atas kelakuan saya tempo hari,” jelasnya.

“Saya khilaf melakukan hal itu, dan saya berjanji tidak akan melakukan hal yang sama di lain waktu,” tambahnya.

A juga menuturkan, saat kejadian dirinya mengaku bersama anak lainnya sedang melakukan kumpul di sekitar lokasi lapang tenis sampai larut malam.

Dirinya pun menyadari bahwa kegiatan yang dilakukannya tersebut telah mengganggu kenyamanan warga sekitar.

“Saat itu kondisi saya memang sedang di pengaruhi minuman keras setelah meminumnya di tempat lain. Sekali lagi saya meminta maaf sebesar-besarnya atas kelakuan saya tersebut,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolsek Banjarsari, Kompol Ma’mun Murod mengatakan, setelah menerima penyerahan diri tersebut, pihaknya langsung memberikan pembinaan. Pihaknya juga melakukan pendataan dengan ditambah membuat surat pernyataan.

“Dalam pembinaan yang kami lakukan terhadap saudara A tersebut, kami mengharapkan bahwa dia tidak akan mengulangi perbuatannya lagi. Di depan orang tua juga anggota yang lain, ia berjanji tidak akan mengulangi hal serupa,” jelasnya.

“Setelah itu, A yang di dampingi orang tuanya langsung kami suruh pulang. Saya memberikan apresiasi terhadap A yang sudah memiliki itikad baik untuk datang ke Mapolsek dan meminta maaf,” ujarnya.

Kapolsek berharap seluruh orang tua yang memiliki anak usia remaja untuk bisa lebih menjaga serta memperhatikan anaknya dalam bergaul.

Karena hal tersebut merupakan salah satu antisipasi agar anak-anak nya tidak terjerumus masuk ke dalam hal-hal yang negatif.

“Peran orang tua sangat penting bagi pertumbuham psikologis anaknya, disamping di bekali dengan norma-norma seperti agama yang baik. Orang tua juga harus memberikan perhatian kepada anaknya. Karena hal seperti itu bisa meminimalisir terjadinya tindak kriminal yang dilakukan oleh mereka,” pungkasnya.

BACA JUGA: Pembangunan Mangkrak, Ini Tanggapan BPD Desa Margajaya

Kapolsek menambahkan, pihaknya juga sudah mengembalikan ke sembilan anak punk yang sebelumnya diamankan oleh anggotanya kepada orang tua masing-masing.

“Prosesnya pun sama, ke sembilan anak itu kami data, kami bina, juga diberikan surat pernyataan tidak akan mengulangi kembali. Setelah itu kami serahkan anak-anak tersebut kepada orang tuanya kembali,” pungkasnya. (Rizky/IP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *