SMAN 2 Banjarsari Sosialisasikan Pancawaluya ke Orang Tua
infopriangan.com, BERITA CIAMIS. SMAN 2 Banjarsari, Kecamatan Banjaranyar, Kabupaten Ciamis, menggelar sosialisasi Program Pancawaluya kepada para orang tua siswa. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat peran keluarga dalam membentuk karakter siswa.
Kepala Sekolah SMAN 2 Banjarsari, Tety Gumiati, menjelaskan bahwa Pancawaluya merupakan program unggulan Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang menanamkan lima nilai utama dalam pendidikan karakter.
“Nilai-nilai Pancawaluya yaitu Cageur, Bageur, Bener, Pinter, dan Singer menjadi dasar pembentukan sumber daya manusia yang unggul dan berakhlakul karimah,” ujarnya. Selasa, (22/07/2025).
Tety menyebutkan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar pertemuan, tetapi merupakan langkah strategis untuk mengajak orang tua terlibat langsung dalam pembinaan anak-anak mereka, baik di sekolah maupun di rumah.
“Kami harap ada kontribusi nyata dari orang tua dalam menanamkan nilai-nilai ini, sehingga tidak hanya di sekolah, tetapi juga menjadi kebiasaan di rumah,” tambahnya.
Dalam praktiknya, sekolah sudah mulai menerapkan sejumlah bagian dari program Pancawaluya. Salah satunya adalah aturan jam masuk lebih pagi, yakni pukul 06.30 WIB, serta kebijakan agar siswa berjalan kaki sejauh 200 meter menuju sekolah.
“Dengan berjalan kaki, siswa lebih sehat jasmaninya. Ini bagian dari pendidikan disiplin dan hidup sehat,” terang Tety.
Tety juga menyampaikan harapannya agar sekolah dapat mencapai target “Gapura Pancawaluya”, sebuah indikator keberhasilan program dari pemerintah provinsi.
Sementara itu, Iwan Hernawan, Pendamping Kepala Cabang Dinas (KCD) Wilayah XIII Jawa Barat, mengatakan bahwa keterlibatan orang tua sangat penting dalam mendukung keberhasilan program tersebut.
BACA JUGA: Seleksi Perangkat Desa Kertamukti Diduga KKN
“Pancawaluya bukan hanya tanggung jawab sekolah, tapi juga lingkungan keluarga dan masyarakat. Program ini akan berhasil jika seluruh pihak memahami dan menerapkannya bersama-sama,” ungkapnya.
Iwan menambahkan bahwa pihaknya terus mendorong sekolah-sekolah di wilayah Jawa Barat untuk aktif mensosialisasikan Pancawaluya.
“Dengan adanya sinergi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat, diharapkan terbentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter kuat dan beretika baik,” pungkasnya. (Rizky,Revan/infopriangan.com)
