Berita Ciamis

Sosialisasi Bahaya Narkoba Serentak Digelar

infopriangan.com, BERITA CIAMIS. Ratu Pelangi Indonesia (RPI) bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Ciamis gelar Sosialisasi Bahaya Narkoba.

Sosialisasi itu serempak dilaksanakan dibeberapa tempat di lima tempat eks Kewadanaan yang ada di Kabupaten Ciamis. Kecamatan Ciamis, Kecamatan Kawali, Kecamatan Panjalu, Kecamatan Tambaksari dan Kecamatan Banjarsari.

Menurut Ketua Penyelenggara dari RPI, Susi Anggraini,” Kegiatan ini dilaksanakan sebagai salah satu bentuk kepedulian terhadap generasi penerus terutama pelajar supaya tidak terkena bahaya narkoba”.

“Sosialisasi Bahaya Narkoba, di laksanakan secara road show ke beberapa daerah di seluruh Indonesia,” tambahnya.

Indonesia masuk dalam darurat narkoba dan menjadi pasar narkoba. “Sebab jika generasi muda khususnya pelajar sudah terkena oleh narkoba, maka rusak pula generasi penerus bangsa kedepannya,” kata Susi.

Lanjut Susi,” Para pelajar merupakan objek yang rentan menggunakan narkoba, mereka kerap dijadikan sasaran oleh pengedar narkoba”.

“Semoga dengan kegiatan ini bisa memberikan wawasan dan pemahaman yang nantinya bisa menjadi daya tangkal dalam menolak narkoba,” terangnya.

Sementara ditempat yang sama menurut Ketua K3S Kecamatan Tambaksari, Suhaya Saputra, M.Pd., sangat mengapresiasi kegiatan ini.

“Dengan kegiatan ini para guru mendapatkan wawasan baru tentang apa itu narkoba bagaimana dampak buruknya apabila disalahgunakan,” ucapnya.

Suhaya berharap para guru yang hadir bisa menyampaikan kembali kepada para peserta didik di sekolahnya masing-masing.

“Tidak hanya guru saja yang mengetahui bahaya narkoba para pelajarpun dapat mengetahuinya dan sekaligus mampu menjauhi narkoba,” kata Suhaya.

Pelaksanaan kegiatan P4GN ini digagas oleh RPI merupakan implementasi dari Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika pasal 104 sebagai wujud nyata peran serta masyarakat dalam menciptakan masyarakat bersih dari penyalahgunaan narkoba.

“BNNK Ciamis menugaskan para penyuluh untuk menjadi narasumber pada kegiatan tersebut,” kata Kepala Seksi P2M BNNK Ciamis Deny Setiawan, S.Sos., M.M.,

Indonesia sampai saat ini masih darurat narkoba dan menjadi pasar narkoba, bila pemerintah didukung masyarakat untuk mengkampanyekan narkoba, tentu akan lebih mudah.

“Jika generasi muda dan pelajar sudah terkena oleh narkoba, maka generasi penerus bangsa pun akan ikut rusak masa depannya,” Ucap Deni.

BNNK hadirkan para guru pengajar/pendidik di tingkat SLTP, SD, dan juga PAUD diharapkan mereka dapat menyampaikan kembali Kepada siswa/i pelajarnya untuk memberikan pemahaman agar terhindar dari penyalahgunaan narkoba.

“Peran serta RPI sangat mmbantu penyampaian pemahaman tersebut kepada masyarakat, diharapkan para penggiat-penggiat lainya dapat mengikuti kegiatan P4GN secara masif,” pungkasnya. (Dena A Kurnia/IP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *