Sosok Pencipta Lagu Jabar Juara Olahraga
infopriangan.com, BERITA CIAMIS. Lagu berjudul “JABAR JUARA OLAHRAGA” yang dibawakan oleh band Master Plan dalam opening perhelatan olahraga Porprov Jabar tadi malam di Stadion Galuh Ciamis, Jawa Barat menjadi lagu kebanggaan bagi masyarakat Ciamis.
Pasalnya, lagu berjudul JABAR JUARA OLAHRAGA yang terpilih menjadi theme song olahraga Jawa Barat tersebut merupakan salah satu lagu hasil karya dari warga asli Ciamis.
Ia adalah Ari Angga Rianto, seorang ASN lingkup Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis yang kesehariannya menjabat sebagai Kepala UPTD Puskesmas Cigayam, Kecamatan Banjaranyar. Ia merupakan sosok di balik terciptanya lagu tersebut.
Ari Anggar Rianto, seorang pria yang saat ini tinggal di Desa Banjaranyar, Kecamatan Banjaranyar, memang sudah dikenal disela-sela kesibukannya dalam menjalankan tugas.
Ia kerap berkarya mengarang sebuah lagu permintaan baik dari institusi pemerintahan maupun inisiatif pribadi memberikan lagu ciptaannya tersebut pada momen atau program tertentu.
Ari Angga Rianto mengatakan, dalam lagu Jabar Juara Olahraga yang diciptakannya tersebut dirinya ingin menyampaikan pesan moral untuk masyarakat Jawa Barat dan para pecinta olahraga. Agar mampu menjunjung tinggi spirit olahraga serta selalu menjaga sportifitas.
“Saya berharap, lagu ini mampu menumbuhkan jiwa positif bagi para atlet maupun suporter. Karena sejatinya olahraga merupakan ajang pembuktian prestasi bukan tempat meluapkan emosi,” jelasnya.
Ari juga menambahkan, selama berkarya dalam menciptakan lagu, dirinya kerap mendapatkan beberapa piagam penghargaan.
Hal itu menjadi sebuah kebanggaan bagi dirinya sendiri bahwa karyanya tersebut mendapatkan apresiasi.
“Piagam penghargaan tersebut merupakan sebuah bukti pengakuan dari pihak-pihak yang menjunjung tinggi hasil karya. Saya bertekad akan terus berkarya,” terangnya.
BACA JUGA: Tagana Masuk Sekolah Beri Edukasi Siswa
Ari mengatakan hasil karya akan terus maju jika mendapatkan support atau apresiasi dari berbagai pihak. Karena sesungguhnya kebanggaan akan menggugah selera dalam berkarya.
“Sejatinya adanya pengakuan merupakan sebuah bukti bahwa karya tersebut itu sudah diterima,” pungkasnya. (Rizky/IP)
