Berita Ciamis

Warga Puloerang Tagih Janji Gubernur Jalan Desa

infopriangan.com, BERITA CIAMIS. Warga Desa Puloerang, Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, kembali menagih janji Gubernur Jawa Barat yang sebelumnya menyampaikan bahwa pembangunan jalan lingkungan desa akan diambil alih oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Harapan tersebut kembali mencuat seiring rusaknya akses jalan desa yang sempat amblas dan hingga kini belum mendapatkan penanganan permanen dari pemerintah.

Kondisi tersebut terlihat saat warga bersama pemerintah desa dan sejumlah pihak terkait melakukan perbaikan jembatan dan ruas jalan di Dusun Kiarapayung secara swadaya. Warga menilai langkah gotong royong ini terpaksa dilakukan demi memulihkan akses transportasi masyarakat yang terdampak langsung.

Salah seorang perwakilan warga, Ganjar, menyampaikan bahwa masyarakat pada prinsipnya mendukung penuh rencana Gubernur Jawa Barat untuk mengambil alih pembangunan infrastruktur desa, khususnya jalan. Menurutnya, kebijakan tersebut akan sangat membantu desa-desa yang memiliki keterbatasan anggaran pembangunan.

“Jika memang wacana itu benar-benar direalisasikan, tentu kami berharap kualitas jalan di desa bisa setara dengan yang ada di wilayah perkotaan,” ujar Ganjar. Sabtu, (17/1/2026).

Ganjar juga menilai, apabila pembangunan jalan desa menjadi kewenangan provinsi, maka mekanisme pelaporan kerusakan akan lebih jelas dan terstruktur. Warga, kata dia, tidak lagi harus mendesak pemerintah desa yang selama ini terbatas oleh kemampuan anggaran.

“Kami paham pemerintah desa punya keterbatasan dana. Karena itu, kami sangat mengapresiasi pernyataan gubernur tersebut dan berharap tidak berhenti hanya sebagai wacana,” tegasnya.

Ganjar menjelaskan, pasca amblasnya jalan Desa Kiarapayung beberapa waktu lalu, masyarakat memilih bergerak cepat melakukan perbaikan secara swadaya. Upaya tersebut dilakukan dengan dukungan para pengusaha lokal serta bantuan dari Anggota DPRD Kabupaten Ciamis, Endang Cahyadi.

“Atas nama warga, kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu, sehingga akses masyarakat bisa kembali normal,” katanya.

Lebih lanjut, Ganjar mengungkapkan bahwa pihaknya sempat berdiskusi dengan Kepala Desa Puloerang dan Endang Cahyadi terkait rencana Gubernur Jawa Barat, sekaligus membahas kemungkinan perubahan status jalan dari jalan desa menjadi jalan kabupaten.

“Dari diskusi itu, kami jadi lebih memahami regulasi dan mekanisme yang harus ditempuh sesuai aturan pemerintah,” ungkapnya.

Kepala Desa Puloerang, Rusmana, membenarkan bahwa pembangunan jalan tersebut dilakukan secara swadaya. Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam proses perbaikan, baik tenaga, pikiran, maupun dana.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga, pengusaha, dan khususnya Pak Endang Cahyadi yang hari ini turun langsung melihat proses pembangunan,” ujarnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Ciamis dari Fraksi Partai NasDem, Endang Cahyadi, menyampaikan bahwa status Jalan Kiarapayung saat ini masih tercatat sebagai jalan desa. Namun demikian, ia menegaskan pihaknya akan berupaya mendorong peningkatan status jalan tersebut agar menjadi kewenangan pemerintah daerah.

BACA JUGA: Milad Ke-9 Raudhatul Irfan Tegaskan Arah Pesantren Global

“Kami akan berusaha agar jalan ini bisa dinaikkan statusnya menjadi milik pemerintah daerah, tentu melalui mekanisme dan aturan yang berlaku,” jelas Endang.

Ia juga memberikan apresiasi atas tingginya kepedulian dan semangat gotong royong masyarakat Desa Puloerang. Menurutnya, kondisi ini menjadi bukti bahwa nilai kebersamaan di pedesaan masih terjaga dengan baik.

“Budaya gotong royong seperti ini harus terus kita jaga dan wariskan kepada generasi berikutnya,” pungkasnya. (Revan, Rizki)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *