KNPI Pasirjambu Dukung Percepatan Jalan Mulus
infopriangan.com, BERITA BANDUNG. PK KNPI Pasirjambu menyatakan dukungan penuh terhadap program Jalan Mulus, yang menjadi prioritas pembangunan infrastruktur di Kecamatan Pasirjambu. Dukungan ini disampaikan usai Rapat Kerja KNPI Pasirjambu yang digelar pada Selasa, 4 Februari 2024, di Aula Kecamatan Pasirjambu. Dalam forum tersebut, salah satu agenda utama yang disepakati adalah mendukung percepatan pembangunan jalan yang selama ini menjadi keluhan warga.
Ketua PK KNPI Pasirjambu menegaskan bahwa organisasi kepemudaan memiliki peran strategis dalam mengawal kebijakan pemerintah, terutama yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat luas.
“Kami ingin menjadi bagian dari solusi, bukan sekadar pengamat. Jika pembangunan jalan ini terealisasi dengan baik, manfaatnya akan sangat besar bagi warga, terutama dalam akses ekonomi dan wisata,” ujarnya.
Bupati Bandung, Kang DS, dalam acara Ngariung di Ujung Bandung di Desa Sugihmukti, menegaskan bahwa perbaikan jalan menuju objek wisata dan perbatasan daerah akan menjadi fokus utama tahun ini. Salah satu yang diprioritaskan adalah ruas jalan Kendeng-Dewata-Londok, yang menjadi penghubung Kabupaten Bandung dengan Kabupaten Cianjur.
“Insya Allah, sesuai permintaan warga Londok dan Dewata, Jalan Kendeng hingga Londok akan diperbaiki mulai tahun ini. Untuk tahap awal, akan kita cor sepanjang 4 kilometer,” kata Kang DS. Minggu, (09/02/2025).
Bupati juga menjelaskan bahwa proyek ini membutuhkan anggaran lebih dari Rp 44 miliar untuk menuntaskan perbaikan sepanjang 22 kilometer. Dengan kondisi keuangan daerah yang terbatas, penyelesaian proyek ini ditargetkan dalam dua hingga tiga tahun ke depan.
Pernyataan Bupati ini disambut baik oleh warga, yang selama ini merasa akses jalan yang rusak telah menghambat aktivitas mereka. Seorang warga Sugihmukti, Rahmat (45), mengungkapkan bahwa kondisi jalan yang rusak sering menyulitkan warga yang hendak ke kota atau ke tempat kerja.
“Kami sudah lama menunggu perbaikan ini. Kalau jalan bagus, usaha kami juga bisa lebih lancar,” katanya.
Dukungan KNPI Pasirjambu terhadap program ini bukan sekadar pernyataan formal. Organisasi ini berkomitmen untuk ikut mengawasi jalannya proyek agar benar-benar berjalan sesuai rencana dan tidak mangkrak di tengah jalan.
Salah satu pengurus PK KNPI Pasirjambu mengungkapkan bahwa pihaknya akan turun langsung ke lapangan untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
“Kami ingin memastikan proyek ini tidak hanya selesai di atas kertas, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, KNPI Pasirjambu juga mengingatkan agar proyek ini tidak hanya menjadi ajang pencitraan semata. Menurutnya, janji perbaikan jalan sudah sering didengar, tetapi realisasinya kerap tertunda atau bahkan tidak sesuai harapan. Oleh karena itu, peran serta masyarakat dan organisasi kepemudaan dalam pengawasan menjadi sangat penting.
“Dengan semangat Bedas Lanjutkan, yang akan resmi dilantik pada 20 Februari 2025, kami optimistis Kabupaten Bandung bisa lebih Bangkit, Edukatif, Dinamis, dan Agamis. Outputnya adalah masyarakat yang lebih sejahtera,” tambahnya.
Peningkatan infrastruktur jalan bukan hanya soal kenyamanan berkendara, tetapi juga menyangkut pertumbuhan ekonomi daerah. Akses yang baik akan memperlancar distribusi hasil pertanian, meningkatkan kunjungan wisatawan, dan membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.
BACA JUGA: Ratusan Bikers Padati Pangandaran di Eastern Soul
Warga berharap agar proyek ini tidak hanya berjalan di awal, tetapi juga selesai sesuai target yang telah ditetapkan. “Kami tidak ingin proyek ini hanya menjadi proyek musiman atau hanya dikerjakan setengah-setengah. Jika memang ini prioritas, maka harus ada keseriusan dari pemerintah,” ujar seorang tokoh masyarakat setempat.
Dengan dukungan dari berbagai pihak, termasuk KNPI Pasirjambu, program Jalan Mulus diharapkan dapat terealisasi dengan baik dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat luas. Infrastruktur yang memadai akan menjadi kunci utama bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan warga. (Siti N. Azizah)
