Garut Siapkan Rp60 Miliar untuk Perbaikan Jalan
infopriangan.com, BERITA GARUT. Pemerintah Kabupaten Garut menyiapkan anggaran besar untuk meningkatkan kualitas infrastruktur jalan. Pada tahun anggaran 2025–2026, Pemkab Garut mengalokasikan dana sebesar Rp60 miliar. Dana tersebut ditujukan untuk memperbaiki sedikitnya seratus ruas jalan yang menjadi kebutuhan mendesak masyarakat, baik jalan kabupaten maupun jalan desa di berbagai wilayah.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Garut, Agus Ismail, menjelaskan bahwa alokasi dana dilakukan sesuai dengan kemampuan keuangan daerah. Menurutnya, Pemkab Garut ingin memastikan pembangunan tidak hanya berfokus pada jalan kabupaten, melainkan juga menyentuh jalan-jalan desa yang selama ini menjadi penghubung vital antarwilayah.
“Total anggaran kita sekitar enam puluh miliar untuk jalan kabupaten dan jalan desa,” ujar Agus kepada wartawan, Selasa (9/9/2025).
Agus juga menegaskan bahwa program ini akan memprioritaskan jalan yang kondisinya rusak berat. Jalan yang sering dikeluhkan warga karena membahayakan keselamatan dan menghambat aktivitas akan menjadi fokus utama. Agus menyebutkan bahwa upaya ini sekaligus menjawab aspirasi masyarakat yang sudah lama menginginkan jalan yang lebih layak.
“Pemeliharaan atau rekonstruksi di seratus ruas jalan itu ada jalan berstatus jalan kabupaten, ada juga jalan desa,” sambungnya.
Selain memperhatikan kebutuhan warga, Pemkab Garut juga menilai perbaikan jalan sebagai strategi penting untuk meningkatkan roda perekonomian. Infrastruktur yang baik, menurut Agus, akan memperlancar distribusi hasil pertanian, memperkuat ketahanan pangan, serta mendukung swasembada.
“Paling penting kita pertimbangkan yaitu menyangkut pertumbuhan ekonomi, swasembada pangan, dan aspek lain yang menjadi keluhan warga,” tutur Agus.
Berdasarkan data PUPR, total panjang jalan kabupaten di Garut mencapai 1.000 kilometer. Dari jumlah tersebut, sekitar 140 kilometer ditargetkan masuk program perbaikan pada tahun anggaran 2025. Meski jumlah ini masih sebagian kecil, Agus menekankan bahwa proses perbaikan akan dilakukan secara bertahap.
Langkah Pemkab Garut tersebut mendapat tanggapan positif dari masyarakat. Sejumlah warga menilai perbaikan jalan sangat dibutuhkan karena selama ini kondisi jalan rusak parah membuat aktivitas terganggu. Banyak petani, misalnya, kesulitan membawa hasil panen ke pasar karena akses jalan yang tidak memadai. Dengan adanya perbaikan, mereka berharap distribusi lebih lancar dan pendapatan meningkat.
Warga juga berharap pemerintah benar-benar memperhatikan kualitas hasil pembangunan. Mereka menginginkan agar jalan yang diperbaiki tahan lama dan tidak cepat rusak kembali.
“Jangan sampai hanya sebentar bagus, setelah itu rusak lagi,” ungkap salah seorang warga desa yang ditemui usai mendengar kabar perbaikan jalan.
Sementara itu, pemerhati pembangunan di Garut menekankan pentingnya pengawasan ketat. Menurut mereka, pengawasan dibutuhkan agar penggunaan anggaran Rp60 miliar benar-benar efektif. Kontraktor yang mengerjakan proyek juga harus dipastikan bekerja sesuai standar dan spesifikasi.
BACA JUGA: APMMC Serukan Pengawasan Ketat di Destinasi Wisata Ciamis
Dengan langkah ini, Pemkab Garut dinilai sedang berupaya menjawab kebutuhan mendasar masyarakat. Infrastruktur jalan yang baik diyakini menjadi pondasi penting untuk meningkatkan kesejahteraan warga, membuka peluang ekonomi baru, serta mempercepat pembangunan daerah.
Dengan komitmen tersebut, masyarakat menaruh harapan besar agar Garut ke depan memiliki jalan yang lebih mulus, aman, dan layak digunakan. Tidak hanya memudahkan perjalanan, tetapi juga membawa manfaat nyata bagi pertumbuhan ekonomi dan kualitas hidup seluruh warga. (Liklik, infopiangan.com)
