Mentan RI Lakukan Kunjungan Kerja Ke Garut
infopriagan.com, BERITA GARUT. Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Garut, tepatnya ke Desa Pangeureunan, Kecamatan Limbangan. Minggu, (14/11/2021).
Mentan didampingi Bupati Garut meninjau lahan pertanian, serta menyaksikan penandatanganan Fakta Integritas Pengembangan Jagung oleh perwakilan Kepala Dinas Pertanian dari 27 Kabupaten/Kota di Jawa Barat.
Bupati Garut mengucapkan, selamat datang atas kunjungan Mentan RI, Syahrul Yasin Limpo di Kabupaten Garut. Yang sebelumnya Bupati Garut melakukan kunjungan langsung ke Kantor Kementerian Pertanian.
“Selama ini Garut memiliki potensi besar dalam menunjang ekonomi rakyat melalui sektor pertanian. Untuk itu bupati mengucapkan terimakasih kepada Menpan yang telah memberikan dorongan. Sehingga komunikasi antar pemerintah pusat dan daerah selalu terbuka,” ungkapnya.
Dijelaskan Bupati, PDRB (Produk Domestik Regional Bruto) Kabupaten Garut sebanyak 39 persennya dihasilkan dari sektor pertanian.
Bupati menerangkan, di Kabupaten Garut sendiri terdapat lahan pertanian seluas 3.000 km2, dengan rincian, 1.700 km2 milik Kabupaten Garut, sisanya milik Perhutani, BKSDA (Balai Konservasi Sumber Daya Alam) serta PTPN (PT Perkebunan Nusantara).
Namun pihaknya sangat memperhatikan lingkungan hidup. Pemkab tidak akan memberikan izin terhadap penggunaan tanah Perhutani yang akan mengakibatkan ekosistem terganggu.
Syahrul Yasin Limpo mengapresiasi terhadap langkah Pemerintah Daerah, khususnya Kabupaten Garut yang sudah turun langsung dalam mempersiapkan ketahanan pangan nasional.
Mentan mengungkapkan kebahagiaannya melihat apa yang telah dilakukan Kabupaten Garut. Menurutnya semua yang sudah dilakukan Pemkab Garut sangat luar biasa. Dan jika semua Daerah memberikan perhatian penuh terhadap sektor ekonomi, maka ekonomi akan pulih. Bahkan masyarakat tidak perlu risau terhadap tantangan-tantangan yang ada.
Menpan menyebutkan, sejauh ini ada dua tantangan besar yang dihadapi sektor pertanian. Pertama adalah tantangan cuaca dan kedua adalah krisis pandemi. Namun keduanya bukan alasan untuk tidak berproduksi, sebab pertanian sudah memanfaatkan kecanggihan teknologi dan mekanisasi.
Mentan berharap, Pemerintah bisa saling bersinergi dalam menjaga ketahanan pangan. Agar cadangan makanan selalu tersedia, meskipun dalam situasi cuaca yang ekstrem.
Direktur Jenderal (Dirjen) Tanaman Pangan Kementan, Suwandi mengatakan, produktivitas jagung di Kecamatan Limbangan sangat luar biasa. Bahkan diperkirakan, produksi di Limbangan itu mampu memenuhi kebutuhan pakan Jawa Barat.
Suwandi menambahkan, di wilayah Kecamatan Limbangan hamparan tanah ada sekitar 4000 hektar. Sementara Nagrek ada 2000 Hadi.
BACA JUGA: Apel Persiapan Ops Zebra Lodaya 2021 Polres Banjar
“Dua Kecamatan saja kalau di jumlah pada musim tanam sangat luar biasa. Dan sesuai arahan bapak Menteri, ke depan potensi ini bisa di dorong untuk ekspor,” ungkapnya.
Menurut Dirjen Pertanian, Garut dipastikan mampu memenuhi kebutuhan jagung Jawa Barat dengan produksinya mencapai 550 ribu ton pertahun. (Yayat/IP)
