Berita Garut

Warga Sindangsari Resah Ternaknya Diteror Harimau

infopriangan.com, BERITA GARUT.  Sejumlah warga Desa Sindangsari, Kecamatan Cisompet, Kabupaten Garut, Jawa Barat, dihebohkan dengan teror binatang buas. Warga menduga, teror tersebut datang dari harimau yang merambah ke pemukiman warga.

Semula, tuduhan tersebut dibuktikan dengan ditemukannya jejak telapak kaki harimau di sekitar kandang ternak.

Binatang buas yang diduga harimau liar tersebut,  melakukan terornya selalu pada malam hari.

Dalam laporannya, Kepala Desa Sindangsari, Otang merilis telah terjadi beberapa kali kejadian. Diantaranya, pada Minggu malam (11/12/2022), sekitar pukul 22.15 WIB warga RT 05, RW 05, Kampung Lengkob, Desa Sindangsari.

Bapak Ayi mendengar ternak kambingnya gaduh di kandang. Kegaduhan tersebut disertai dengan suara salah satu kambing agak keras seperti terjepit kesakitan.

Seketika suara kambing terhenti. Selang beberapa menit, Ayi pun mencoba mencari tahu keberadaan ternaknya. Ternyata satu diantara kambing milik Ayi sudah tidak ada.

Ayi berusaha mencari kambingnya yang hilang. Namun sampai dini hari kambingnya tidak ditemukan.

Keesokan harinya, Ayi dikagetkan dengan ditemukannya kepala dan potongan kaki kambingnya yang hilang tersebut di sekitar kebun dekat rumahnya. Kondisi leher dan potongan kaki kambing tesebut jelas ada bekas cabikan gigi dan kuku.

Kejadian serupa terjadi pada kambing milik Tia Irawan warga Kampung Selaawi, RT 03, RW 04, Desa Sindangsari.

Kejadiannya Selasa malam sekitar pukul 20.00 WIB. Jejak pembuktianya, sama seperti korban kambing lainnya. Diantaranya ditemukannya sisa tubuh kambing dengan bekas cakaran dan gigitan.

Begitu juga dengan yang dialami ternak milik Tini warga setempat. Tini mengaku salah satu kambingnya ditemukan mati dengan bekas gigitan dilehernya. Serta sebagian tubuhnya telah hilang.

Sedangkan beberapa warga sekitar kampung tersebut mengaku, banyak yang telah kehilangan ternaknya berupa atam, entong, dan lainnya.

Bahkan salah seorang warga mengaku sering menemukan bagian tubuh kucing dengan ciri bekas gigitan dan cakaran kuku yang tajam.

Dugaan teror harimau tersebut juga diperkuat dengan temuan warga setempat, Bapak Lelen. Beberapa hari lalu Lelen pulang bermain sepak bola. Tiba di sekitar rumahnya sekitar pukul 20.00 WIB. Saat itu, memang Lelen pulang agak malam.

Sebelum sampai di rumahnya, saat melewati kandang kambing, Lelen sempat melihat harimau berkulit belang sedang menaiki tangga kandang ternaknya.

Namun katanya, harimau tersebut belum sempat menangkap mangsanya, Lelen pun tidak sempat memperhatikan si raja hutan tersebut pergi.

BACA JUGA:Tanah Tiga Desa Kecamatan Cisompet Segera Disertifikasi

Kejadian tersebut saat ini sedang ditangani aparat kepolisian dan pemerintahan setempat.

Kepala Desa Sindangsari, Otang mengimbau warganya untuk tidak panik. Namun kata Otang, kewaspadaan harus ditingkatkan. “Ronda malam, harus diintensifkan,” pungkas Otang. (Liklik Sumpena/IP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *