Berita Nasional

ATR BPN Raih Penghargaan atas Inovasi Pembangunan Desa

infopriangan.com, BERITA NASIONAL. Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) kembali menunjukkan komitmennya dalam memajukan pedesaan dan mewujudkan ekonomi berkeadilan. Upaya tersebut mendapat pengakuan publik melalui penghargaan CNN Indonesia Award 2025 kategori Rural Development & Regional Equity berkat inovasi program Kampung Reforma Agraria. Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara di Kuningan, Jakarta, pada Jumat (31/10/2025) malam.

Wakil Menteri (Wamen) ATR/Wakil Kepala (Waka) BPN, Ossy Dermawan, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas penghargaan tersebut. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran Kementerian ATR/BPN. “Kami mengucapkan terima kasih kepada CNN Indonesia atas apresiasi ini. Penghargaan ini kami dedikasikan untuk seluruh pegawai ATR/BPN, baik di pusat maupun daerah, atas dedikasi dan pelayanan terbaiknya kepada masyarakat,” ujar Ossy.

IMG-20260217-WA0014

Program Kampung Reforma Agraria dinilai berhasil menjadi model percontohan dalam pengelolaan tanah yang berkeadilan dan berkelanjutan. Program ini tidak hanya menata ulang kepemilikan tanah melalui redistribusi dan sertipikasi, tetapi juga memastikan pemanfaatannya agar produktif dan memberikan manfaat ekonomi, sosial, serta lingkungan bagi masyarakat desa.

Menurut Ossy, Reforma Agraria merupakan salah satu program prioritas nasional yang dijalankan oleh Kementerian ATR/BPN. “Kami terus mendorong pemerataan kepemilikan lahan dan memastikan lahan-lahan tersebut dimanfaatkan dengan produktif. Harapannya, kebijakan agraria ini bisa menjadi motor penggerak kesejahteraan masyarakat di pedesaan,” jelasnya.

BACA JUGA: Polres Banjar Hadirkan Inovasi SKCK Full Online Modern

Selain fokus pada pemerataan ekonomi di tingkat desa, Kementerian ATR/BPN juga tengah mempercepat transformasi digital dalam layanan pertanahan dan tata ruang. Transformasi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi, akurasi, serta transparansi pelayanan publik di bidang agraria.

“Kami sedang melakukan transisi dari sistem analog ke sistem digital. Dengan digitalisasi, kami ingin meminimalkan potensi sengketa dan konflik agraria yang sering timbul akibat data yang tidak sinkron,” ungkap Wamen Ossy.

Ia juga menekankan pentingnya dukungan masyarakat dalam mewujudkan reformasi birokrasi dan pelayanan publik yang lebih baik. “Kami berharap masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga mitra dalam memberikan kritik yang membangun. Kami akan terus berupaya memberikan pelayanan pertanahan dan tata ruang yang cepat, transparan, dan bermanfaat bagi seluruh rakyat Indonesia,” tuturnya.

Melalui penghargaan ini, Kementerian ATR/BPN menegaskan peran penting Reforma Agraria sebagai langkah nyata menuju pembangunan desa berkeadilan. Inovasi Kampung Reforma Agraria diharapkan menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam menciptakan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat berbasis pengelolaan tanah yang berkelanjutan. (Redaksi)

IMG-20260217-WA0014

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten terlindungi. Anda tidak diizinkan untuk menyalin berita infopriangan