Berita Nasional

Menteri ATR Serahkan 44 Sertifikat Elektronik PTSL

infopriangan.com, BERITA NASIONAL. Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, melakukan penyerahan 44 sertifikat tanah hasil program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) kepada warga Balikpapan. Penyerahan dilakukan langsung secara door to door di Kelurahan Manggar, Kecamatan Balikpapan Timur. Sabtu, (14/12/2024).

Dalam penyerahan tersebut, Nusron memastikan bahwa program PTSL berjalan tanpa kendala berarti.

IMG-20260217-WA0014

“Insyaallah kita tidak ada hambatan sama sekali. Pelayanan menjadi cepat dan diberikan dengan cepat, sehingga tidak ada masalah mulai dari pendaftaran, pengukuran, sampai penetapan hak atas tanah,” tegasnya kepada media yang hadir.

Sertipikat yang diserahkan mencakup 20 sertifikat hasil PTSL, 6 sertifikat Barang Milik Negara (BMN), dan 1 sertipikat wakaf. Selain itu, sertifikat juga diserahkan untuk warga di wilayah lain, yaitu 10 sertipikat di Kelurahan Teritip, 4 sertipikat di Kelurahan Batu Ampar, serta 3 sertifikat wakaf untuk tanah yang berlokasi di Kelurahan Batu Ampar, Mekar Sari, dan Kareng Rejo.

Program PTSL merupakan upaya pemerintah untuk mempercepat pendaftaran tanah di seluruh Indonesia. Nusron menyebutkan bahwa sertifikat tanah memberikan kepastian hukum yang sangat penting bagi masyarakat. Dengan adanya sertipikat, warga dapat terhindar dari berbagai sengketa tanah yang kerap terjadi.

“Program ini adalah bentuk nyata pemerintah memberikan kepastian hukum atas kepemilikan tanah masyarakat. Sertifikat menjadi dokumen legal yang diakui negara,” ujar Nusron.

Sejak dimulai pada 2017, program PTSL menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga akhir 2024, sebanyak 120,6 juta bidang tanah telah terdaftar. Angka ini setara dengan 95,7% dari target nasional, yaitu 126 juta bidang tanah yang terdaftar pada 2025.

Khusus untuk Provinsi Kalimantan Timur, Nusron menyampaikan bahwa capaian tahun ini hampir mencapai 100%.

“Target tahun ini 92.700 bidang, dan per tanggal 16 Desember sudah bisa 100%. Untuk Balikpapan sendiri sudah mencapai 98%, tinggal 2% lagi atau sekitar 1.750 bidang tanah,” jelasnya.

Seluruh sertifikat yang diserahkan di Balikpapan kali ini merupakan sertipikat elektronik. Nusron menjelaskan bahwa sertipikat elektronik memberikan banyak kemudahan bagi masyarakat karena lebih praktis, aman, dan sulit dipalsukan.

“Dengan sertifikat elektronik, proses pelayanan juga menjadi lebih cepat. Ini adalah bagian dari transformasi digital di Kementerian ATR/BPN untuk mendukung efisiensi dan transparansi,” ujarnya.

Transformasi ke sertifikatnya elektronik sejalan dengan upaya pemerintah dalam memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Nusron menambahkan, masyarakat tetap bisa mencetak dokumen fisik jika diperlukan, tetapi data utama akan tersimpan dalam sistem digital yang terintegrasi.

Penyerahan sertifikat ini juga dihadiri sejumlah pejabat Kementerian ATR/BPN, di antaranya Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang, Jonahar; Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Harison Mocodompis; Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Kalimantan Timur, Deni Ahmad Hidayat; serta Kepala Kantor Pertanahan Kota Balikpapan, Ade Chandra Wijaya.

Dalam kesempatan tersebut, Nusron menegaskan bahwa Kementerian ATR/BPN berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Program PTSL akan terus dipercepat, terutama di daerah-daerah yang masih memiliki banyak bidang tanah belum terdaftar.

“Kami akan terus hadir di tengah masyarakat untuk memastikan program ini berjalan lancar. Masyarakat harus mendapatkan haknya dengan cepat dan tanpa kendala,” ungkap Nusron.

Penyerahan sertifikat tanah ini disambut baik oleh warga Balikpapan, terutama mereka yang telah lama menunggu kepastian hukum atas tanah yang dimiliki. Salah satu warga Manggar, Andi Suryadi, menyampaikan rasa syukurnya setelah menerima sertipikat tanah.

“Alhamdulillah, dengan adanya sertifikat ini, saya merasa lebih tenang karena tanah kami sudah resmi terdaftar. Terima kasih kepada pemerintah dan Pak Menteri yang langsung datang menyerahkan sertifikat ini,” kata Andi.

BACA JUGA: 6.343 Honorer Garut Ikuti Seleksi PPPK di Tasikmalaya

Selain memberikan kepastian hukum, warga juga mengapresiasi proses pendaftaran tanah yang semakin mudah melalui program PTSL. Banyak warga berharap program ini terus berlanjut hingga seluruh tanah di Indonesia terdaftar secara lengkap.

Dengan capaian yang signifikan di tingkat nasional maupun daerah, Kementerian ATR/BPN optimistis target pendaftaran tanah pada 2025 dapat tercapai sesuai rencana. Nusron Wahid menutup kunjungan di Balikpapan dengan berjanji akan terus mendukung percepatan program PTSL demi kepentingan masyarakat luas. (Redaksi/infopriangan.com)

IMG-20260217-WA0014

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten terlindungi. Anda tidak diizinkan untuk menyalin berita infopriangan