Aksi Ekologi Tutup MPLS SMAN 1 Mangunjaya Pangandaran
infopriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Mangunjaya, Kabupaten Pangandaran, mengakhiri rangkaian kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dengan agenda Aksi Ekologi yang melibatkan kolaborasi siswa dan masyarakat sekitar. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat (18/07/2025) dengan tujuan menumbuhkan kepedulian siswa terhadap kebersihan fasilitas umum, khususnya mushola di lingkungan sekolah.
Ketua Pelaksana MPLS, Novella Cathlin, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian penting dalam membangun karakter siswa baru.
“Dalam kegiatan hari ini, kami melakukan aksi bersih-bersih di tiga mushola yang ada di sekitar lingkungan sekolah. Ketiga mushola tersebut juga sering digunakan oleh para siswa untuk ibadah saat jam istirahat,” jelas Novella.
Novella menambahkan bahwa para siswa sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Bahkan, mereka bahu membahu bersama warga membersihkan setiap sudut mushola dan lingkungan sekitarnya. “Ini menjadi bukti bahwa jiwa sosial para siswa sudah mulai tumbuh. Interaksi siswa dengan masyarakat pun terlihat sangat baik,” ujarnya.
Novella mengungkapkan bahwa sejak awal perencanaan, kegiatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat.
“Kami sudah mengirimkan surat kepada pengurus DKM untuk menyampaikan rencana aksi ekologi ini, dan Alhamdulillah, respons mereka sangat baik,” katanya.
Meski awalnya disarankan berkolaborasi dengan sekolah lain yang berdekatan, Novella menyebut kondisi geografis tidak memungkinkan. Oleh karena itu, pihaknya memilih bekerja sama langsung dengan warga sekitar.
“Karena tidak ada SMA lain yang letaknya dekat, maka kami berkolaborasi dengan masyarakat lingkungan sekolah saja,” ungkapnya.
Novella juga menjelaskan bahwa MPLS tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya. Selain kegiatan internal, siswa juga mendapat materi dari berbagai instansi seperti TNI dan Polri.
“Kami berharap, setelah mengikuti MPLS Panca Waluya ini, karakter siswa bisa terbentuk lebih kuat dan mereka dapat menerapkannya di lingkungan sekolah maupun masyarakat,” pungkasnya.
Sementara itu, Plt Kepala SMAN 1 Mangunjaya, Tety Gumiati, menuturkan bahwa MPLS Panca Waluya yang dikembangkan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat sangat relevan untuk membentuk karakter generasi muda.
BACA JUGA: KASAD Tinjau Langsung Situ Bagendit di Garut
“MPLS ini bertujuan agar siswa lebih cepat beradaptasi dengan lingkungan sekolah, mengenal budaya sekolah, dan memahami nilai-nilai karakter dalam bingkai Gapura Panca Waluya,” jelasnya.
Tety berharap, setelah selesainya kegiatan MPLS, seluruh siswa kelas X dapat mengaktualisasikan nilai-nilai Panca Waluya yang meliputi cageur (sehat), bager (baik), bener (jujur), pinter (cerdas), dan singer (tanggap).
“Kami ingin mereka menjadi generasi yang tangguh dan penuh harapan untuk masa depan,” pungkasnya. (Revan, Rizky/infopriangan.com)
