Dana Desa 125 Juta Diduga Digelapkan
infopriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Beredarnya kabar adanya dugaan penggelapan dana desa tahun 2021 dan 2022 sekitar 125 juta yang dilakukan mantan bendahara Desa Ciganjeng, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, menjadi sorotan berbagai pihak.
Mantan bendahara Desa Ciganjeung, Cicih yang diduga sebagai pelaku yang kini sudah diberhentikan dari perangkat desa, menjelaskan bahwa dirinya sudah bekerja selama tujuh tahun. Adapun masalah uang tersebut, dirinya mengaku sudah mengembalikan ke kas desa.
Sementara Kepala Desa Ciganjeung, Imang saat dimintai keterangan ditempat kerjanya menjelaskan, uang Dana Desa tahun 2021 yang disilpakan sekitar Rp. 50.000.000 dipakai oleh bendahara desa untuk kepentingan pribadinya.
“Sebagai Kades dan Sekdes awalnya tidak mengetahui, walaupun sudah di kembalikan tapi kini terulang kembali. Kali ini anggaran dana desa yang digunakan sekitar Rp. 75.000.000. Itu anggaran dana desa tahun 2022 yang disilpakan,” ungkapnya.
Masih menurut Imang, uang anggaran dana desa yang di silpakan bisanya diambil oleh bendahara tanpa sepengetahuan saya sebagai Kades dan Sekdes. Karena cara pengambilan uang tersebut melalui M Banking BJB.
Ditempat terpisah, Sekretaris Inspektorat Kabupaten Pangandaran, Syarif didampingi Irbansus, Subarnas diruang kerjanya menjelaskan, dengan adanya informasi tersebut, akan menjadi bahan evaluasi.
“Kami akan secepatnya turun ke lapangan untuk mengcroscek kebenaran kabar ini,” ungkapnya.
Terkait dengan program digital atau M Banking BJB, boleh atau tidaknya desa atau suatu lembaga memiliki M Banking, hal tersebut harus ke Dinsos PMD yang lebih berwenang memberikan penjelasan.
BACA JUGA: Pemkab Garut Prioritaskan Pembangunan Jalan
Humas BJB Kabupaten Pangandaran, Aji turut menjelaskan, masalah ini akan ditelusuri bersama Dinsos PMD, karena pihak BJB selalu berkoordinasi dengan dinas terkait.
“Saya tidak dapat memberikan keterangan lebih jauh diluar kewenangan saya. Hanya Kepala Cabang BJB yang dapat memberikan penjelasan terkait M Banking atau IBC Internet Banking Corforasieun,” pungkasnya. (Dadan/IP)
