Dua Mobil Avanza Adu Banteng Satu Terluka
infopriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Jalan Lintas Pesisir Pantai Pangandaran, tepatnya di blok Pantai Batu Hiu, Minggu, 1 Desember 2024. Dua mobil jenis Avanza yang melaju dari arah berlawanan mengalami tabrakan adu banteng yang mengakibatkan salah satu mobil terguling di tengah jalan. Meski kerusakan kendaraan cukup parah, peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, seorang penumpang dilaporkan mengalami luka-luka.
Seorang saksi mata bernama Herlan yang kebetulan melintas di lokasi kejadian mengatakan bahwa saat ia tiba di tempat kejadian, area tersebut sudah ramai dipenuhi warga.
“Ketika saya lewat, terlihat dua mobil putih yang rusak berat. Salah satu mobilnya sampai terbalik,” ujarnya.
Menurut Herlan, kecelakaan diduga terjadi karena salah satu mobil dari arah Pangandaran kehilangan kendali.
“Sepertinya pengemudi dari arah Pangandaran kaget melihat mobil dari arah berlawanan. Dia membanting setir hingga mobilnya terguling,” jelasnya. Herlan menambahkan bahwa pengemudi tersebut kemungkinan tidak mengetahui kondisi jalan yang sempit di area itu.
Jalan Lintas Pesisir Pantai Batu Hiu dikenal sebagai salah satu jalur yang cukup menantang bagi pengendara. Selain sempit, jalan ini sering kali ramai oleh wisatawan yang berkunjung ke kawasan Pantai Pangandaran.
“Kalau tidak tahu kondisi jalan dan melaju terlalu kencang, pasti berisiko kecelakaan,” kata Herlan.
Kondisi jalan yang sempit memang memerlukan kehati-hatian ekstra. Hal ini sering menjadi penyebab utama kecelakaan di kawasan tersebut.
Beberapa warga setempat mengungkapkan bahwa kejadian seperti ini bukan pertama kalinya terjadi. Mereka berharap ada langkah dari pihak berwenang untuk meningkatkan keamanan, seperti pemasangan rambu peringatan atau pembatas kecepatan.
Berdasarkan pantauan di lokasi, salah satu mobil mengalami kerusakan parah di bagian depan dan sisi samping akibat terguling. Sementara itu, mobil lainnya juga mengalami kerusakan di bagian depan akibat benturan keras.
“Untungnya, semua penumpang selamat. Hanya ada satu yang terluka ringan,” kata seorang petugas di lokasi.
Petugas tersebut juga menjelaskan bahwa evakuasi dilakukan dengan cepat oleh warga sekitar dan pengendara lain yang melintas.
“Kami segera menghubungi pihak berwenang untuk menangani kecelakaan ini. Beruntung tidak ada korban yang terjebak di dalam kendaraan,” tambahnya.
Kejadian ini menjadi pengingat bagi pengendara untuk selalu berhati-hati, terutama saat melintas di jalan dengan medan yang menantang. Mengemudi di kawasan pesisir seperti Pantai Batu Hiu membutuhkan kewaspadaan lebih karena kondisi jalan yang tidak selalu ideal.
“Pengendara harus memastikan untuk tidak memacu kendaraan terlalu cepat dan selalu waspada dengan situasi di depan,” kata seorang warga yang turut membantu evakuasi.
Pihak berwenang diharapkan mengambil langkah untuk mencegah kecelakaan serupa di masa depan. Beberapa usulan warga mencakup pemasangan rambu lalu lintas yang lebih jelas, penerangan jalan, serta pembatas kecepatan di jalur rawan kecelakaan.
Salah seorang penumpang yang terlibat dalam kecelakaan ini menyampaikan bahwa saat itu mereka sedang dalam perjalanan menuju Bojongsalawe, Parigi.
“Kami sedang menikmati perjalanan, tiba-tiba saja mobil terguncang hebat. Saya tidak tahu pasti apa yang terjadi,” katanya. Ia mengaku bersyukur bahwa dirinya dan keluarga selamat dari peristiwa tersebut.
Sementara itu, pengemudi dari arah berlawanan belum memberikan keterangan resmi terkait kejadian tersebut. Namun, dugaan awal menunjukkan bahwa kecepatan tinggi dan kurangnya penguasaan jalan menjadi faktor utama penyebab kecelakaan.
Kecelakaan di Pantai Batu Hiu ini menambah daftar panjang insiden lalu lintas yang disebabkan oleh kelalaian pengemudi. Kondisi jalan yang tidak ideal, ditambah dengan kurangnya pengalaman atau kewaspadaan, menjadi kombinasi berbahaya yang dapat memicu kecelakaan.
BACA JUGA: Rekapitulasi Pilkada 2024 di Cisompet: Hasil, Partisipasi, dan Evaluasi
Melalui kejadian ini, masyarakat diingatkan untuk lebih mengutamakan keselamatan saat berkendara.
“Kita harus lebih sabar di jalan, terutama di area wisata yang banyak tikungan dan jalan sempit,” ujar Herlan.
Kecelakaan ini juga menjadi peringatan bagi pihak terkait untuk segera mengambil tindakan preventif agar jalur pesisir Pantai Pangandaran dapat lebih aman bagi pengendara maupun wisatawan. Dengan langkah yang tepat, diharapkan kejadian serupa tidak terulang di masa depan. (KMP/infopriangan.com)
