Berita Tasikmalaya

Fenomena Hujan Berbusa di Tasikmalaya Bikin Resah

infopriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Warga Jalan Cipicung, Kelurahan Tugu Jaya, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, dikejutkan dengan fenomena hujan berbusa pada Kamis (27/2) sore. Air hujan yang biasanya jernih tiba-tiba berubah menjadi berbusa tebal, mengalir ke gang-gang permukiman, dan menimbulkan kepanikan.

Fenomena ini mulai terlihat sekitar pukul 14.30 WIB. Sejumlah warga yang melihat kejadian tersebut langsung merekamnya dan membagikannya ke media sosial. Dalam video yang beredar, terlihat busa putih pekat memenuhi saluran air, mengalir deras hingga ke pekarangan rumah warga.

Agus Suheri, salah seorang warga yang pertama kali menyadari kejadian itu, mengatakan bahwa awalnya ia mengira air tersebut bercampur dengan sabun atau deterjen. Namun, setelah melihat busa terus bertambah meski hujan masih turun, ia mulai curiga.

“Biasanya kalau hujan ya airnya biasa saja, tapi kali ini berbeda, malah keluar busa. Saya juga lihat beberapa tanaman yang terkena air ini tiba-tiba layu dan mati,” ujar Agus.

Kekhawatiran juga dirasakan oleh warga lainnya. Banyak yang memilih untuk tidak menyentuh air berbusa tersebut karena takut mengandung zat berbahaya. Mereka menduga ada kemungkinan air hujan telah terkontaminasi limbah atau bahan kimia.

Sejumlah warga keluar rumah untuk melihat langsung fenomena aneh tersebut. Beberapa di antaranya mencoba mencari tahu dari mana sumber busa itu berasal. Namun, karena air hujan datang langsung dari langit, mereka tidak bisa memastikan penyebabnya.

“Saya sempat berpikir mungkin ini karena polusi udara atau ada pabrik yang membuang limbah ke atmosfer,” kata Dedi, warga lainnya.

Kondisi ini membuat warga semakin cemas, apalagi busa terus mengalir hingga ke saluran drainase utama. Mereka khawatir jika air berbusa tersebut mengandung zat berbahaya yang bisa merugikan kesehatan dan lingkungan sekitar.

Menyikapi kejadian ini, pihak kelurahan bersama aparat kepolisian dari Polsek Cihideung Polres Tasikmalaya Kota segera turun ke lokasi. Mereka mengumpulkan sampel air untuk diteliti lebih lanjut dan berkoordinasi dengan instansi terkait guna mengetahui penyebab pasti fenomena tersebut.

Kapolsek Cihideung, AKP Budi Santoso, mengatakan bahwa pihaknya sudah menerima laporan dari warga dan langsung melakukan pengecekan ke lapangan.

“Kami masih menunggu hasil uji laboratorium terhadap sampel air yang diambil. Saat ini kami juga berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup untuk memastikan apakah ada indikasi pencemaran,” ujar Budi.

Selain itu, pihak kelurahan meminta warga untuk tetap tenang dan menghindari kontak langsung dengan air berbusa tersebut sampai hasil pemeriksaan keluar.

Meski penyebab pasti belum diketahui, sejumlah spekulasi muncul di kalangan warga. Ada yang menduga busa berasal dari sisa deterjen yang terbawa angin, sementara yang lain mencurigai adanya pencemaran akibat aktivitas industri di sekitar kota.

Dinas Lingkungan Hidup Kota Tasikmalaya pun mulai menyelidiki kemungkinan adanya limbah udara yang terbawa hujan dan menyebabkan busa. Pihaknya mengaku akan melakukan pengecekan lebih lanjut terhadap potensi pencemaran dari sektor industri atau aktivitas lain yang bisa memicu fenomena ini.

BACA JUGA: Pasar Manis terbakar Hebat, Pedagang Panik

Sampai saat ini, warga masih menunggu hasil investigasi dari pihak berwenang. Mereka berharap kejadian ini bisa segera diungkap agar tidak menimbulkan keresahan berkepanjangan.

“Harapannya, pemerintah bisa segera memberikan penjelasan dan solusi jika memang ada pencemaran. Jangan sampai ini terjadi lagi dan membahayakan kesehatan warga,” kata Agus.

Pihak berwenang pun terus mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati dan melaporkan jika menemukan hal-hal mencurigakan terkait fenomena hujan berbusa ini. (AA Fauzy/infopriangan.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *