Polisi Gerebek Pesta Miras Remaja di Pasar Pancasila
infopriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Minggu dini hari, 1 Desember 2024 Maung Galunggung Polres Tasikmalaya Kota bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat tentang sekelompok remaja yang berpesta minuman keras (miras) di area Pasar Pancasila, Lengkongsari, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya. Aksi ini menunjukkan responsivitas kepolisian terhadap keresahan warga.
Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Joko Sulistiono, melalui Kasat Samapta AKP Hartono, menjelaskan bahwa pihaknya mengamankan sejumlah remaja yang diduga terlibat dalam pesta miras. Tak hanya di Pasar Pancasila, remaja lain juga ditemukan di lokasi-lokasi berbeda seperti Jalan Ibrahim Adji di Kecamatan Indihiang dan Jalan Cibodas di Kecamatan Cisayong.
Patroli malam yang dilakukan Tim Maung Galunggung bertujuan memastikan keamanan dan ketertiban di Kota Tasikmalaya. Ketika laporan warga diterima, polisi langsung menuju lokasi. Setibanya di Pasar Pancasila, mereka mendapati sekelompok remaja yang sedang mengonsumsi miras di pinggir jalan.
“Ketika didatangi polisi, mereka tidak bisa berkutik,” ujar AKP Hartono. Para remaja tersebut langsung diinterogasi di tempat sebelum dibawa ke Mapolres Tasikmalaya Kota untuk proses lebih lanjut.
Dari lokasi kejadian, polisi menyita beberapa barang bukti berupa botol air mineral berisi miras jenis ciu, minuman berenergi dalam kemasan cup, dan barang lain yang digunakan saat pesta miras.
“Pesta miras ini tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga mengganggu kenyamanan warga, terutama pedagang dan pengunjung Pasar Pancasila,” tambah AKP Hartono.
Tidak berhenti di Pasar Pancasila, Tim Maung Galunggung juga mengamankan remaja lain di lokasi berbeda. Di Jalan Ibrahim Adji dan Jalan Cibodas, polisi menemukan aktivitas serupa yang dilakukan kelompok remaja lainnya. Barang bukti serupa turut diamankan dari lokasi-lokasi tersebut.
Penangkapan ini menjadi bukti nyata bahwa pesta miras, apalagi di tempat umum, adalah ancaman terhadap ketertiban dan kenyamanan masyarakat.
AKP Hartono mengimbau masyarakat untuk lebih aktif menjaga keamanan di wilayah masing-masing. Kepolisian meminta warga melaporkan jika mengetahui aktivitas mencurigakan yang berpotensi mengganggu kenyamanan lingkungan.
“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan. Ini adalah tanggung jawab kita semua, terutama setelah Pilkada 2024,” katanya.
Pihak kepolisian juga menegaskan tidak akan pandang bulu dalam menindak siapa pun yang melanggar hukum. Mereka berkomitmen penuh menjaga ketertiban dan kenyamanan warga Kota Tasikmalaya.
Peristiwa ini kembali menyoroti pentingnya peran masyarakat dalam membantu pihak berwenang menciptakan lingkungan yang aman. Selain itu, edukasi kepada remaja tentang bahaya miras juga harus menjadi prioritas.
Minuman keras tidak hanya merusak kesehatan, tetapi juga dapat memicu perilaku menyimpang yang merugikan diri sendiri dan orang lain. Orang tua, guru, dan masyarakat perlu terlibat aktif dalam membimbing generasi muda agar tidak terjerumus ke dalam perilaku negatif.
Selain penindakan, patroli rutin seperti yang dilakukan Tim Maung Galunggung dapat menjadi langkah preventif untuk mencegah terjadinya pelanggaran serupa. Kehadiran polisi di titik-titik rawan mampu memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mempersempit ruang gerak pelaku pelanggaran.
BACA JUGA: Anggota Gempala SMAN 3 Tasikmalaya Siap Taklukkan Everest
Dalam jangka panjang, kolaborasi antara kepolisian, pemerintah, dan masyarakat sangat diperlukan. Kampanye bahaya miras, penyuluhan hukum, serta kegiatan positif bagi remaja bisa menjadi solusi untuk mencegah perilaku negatif seperti pesta miras.
Penggerebekan pesta miras oleh Tim Maung Galunggung Polres Tasikmalaya Kota menunjukkan komitmen kuat kepolisian dalam menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat. Namun, penindakan hukum saja tidak cukup. Perlu ada langkah preventif melalui edukasi dan kolaborasi dengan masyarakat.
Dengan kerja sama yang baik antara polisi dan warga, Kota Tasikmalaya dapat menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi semua pihak. Remaja sebagai generasi penerus bangsa juga harus diarahkan untuk menjalani kehidupan yang positif dan bermanfaat. (AA Fauzy/infopriangan.com)
