Berita Tasikmalaya

Puluhan Remaja Diamankan Maung Galunggung

infopriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Tim Kusus Maung Galunggung Polresta Tasikmalaya, Jawa Barat, terus melakukan patroli di sejumlah titik rawan kriminalitas di wilayahnya. Hal ini di lakukan untuk mengantisipasi peredaran miras dan gerombolan bermotor di Tasikmalaya.

Dalam patroli tersebut polisi berhasil mengamankan sejumlah remaja yang sedang asik pesta Minuman Keras (miras) di kawasan Eks Terminal Cilembang, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. Minggu (21/03/2021) malam.

Mirisnya, ada beberapa remaja yang masih di bawah umur ikut tertangkap dalam pesta miras tersebut.

Petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti, berupa tiga botol minuman keras jenis anggur merah dan beberapa liter miras jenis tuak dan dua unit kendaraan sepeda motor tanpa surat-surat lengkap.

Saat mengamankan para pelaku, petugas juga sempat melakukan kejar-kejaran karena ada yang berusaha melarikan diri. Polisi juga meminta sejumlah pemuda yang duduk-duduk di pinggir jalan untuk segera pulang setelah di beri pembinan oleh petugas.

Kepala Tim (Katim) 2 Maung Galunggung Polresta Tasikmalaya, Ipda Enung Rukanda, SH mengatakan, sasaran operasi kali ini pemuda nongkrong yang mengkonsumsi miras. Dengan tujuan untuk mewujudkan wilayah Kota Tasikmalaya yang aman.

“Sasarannya pemuda nongkrong di malam hari, dan minum minuman keras,” katanya.

Enung menambahkan, akan menelusuri dari mana para remaja mendapatkan minuman keras. Dia menyebut remaja yang meminum minuman keras bisa berbahaya bagi diri sendiri dan orang lain.

“Kita akan telusuri di mana mereka mendapatka minuman keras. Karena minuman keras mebahayakan diri sendiri dan orang lain,” kata dia.

Operasi serupa akan terus dilakukan secara rutin apalagi di kondisi saat pandemi Covid-19i.

“Kami harap orang tua mengawasi anak-anaknya. Tanya apa tujuannya keluar rumah, apalagi di malam hari,” terang dia.

Puluhan remaja yang terjaring operasi ini dibawa ke Mapolresta Tasikmalaya untuk dilakukan pembinaan.

“Setelah dilakukan pendataan, para remaja tanggung ini diserahkan ke keluarganya masing-masing untuk memberikan efek jera,” pungkasnya. (A A Fauzy/IP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *