Respati Pertanyakan Kinerja Bawaslu Terkait APK Ivan Dicksan
infopriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Komunitas Respati, pendukung Hj. Nurhayati dalam Pilkada Kota Tasikmalaya 2024, mempertanyakan kinerja Bawaslu Kota Tasikmalaya terkait penggunaan logo Partai Persatuan Pembangunan (PPP) oleh Ivan Dicksan.
Menurut Deni Heryanto, pengurus Respati, hal tersebut tidak sesuai karena secara resmi PPP telah mendukung Nurhayati. “Bawaslu Kota Tasikmalaya ke mana ini?” ungkapnya, Minggu (20/10/2024).
Deni menjelaskan bahwa Partai Persatuan Pembangunan telah menyelesaikan proses administratif pendaftaran di KPU, sehingga tidak ada calon lain yang berhak menggunakan logo PPP. Namun, kenyataannya, banyak alat peraga kampanye (APK) Ivan Dicksan yang masih menggunakan logo tersebut.
“Seharusnya ini tidak boleh terjadi,” tegas Deni dengan nada penuh kekecewaan.
Lebih lanjut, Deni mengungkapkan bahwa beberapa relawan Nurhayati sempat berkeinginan untuk menertibkan APK tersebut, tetapi mereka masih menunggu langkah resmi dari Bawaslu.
“Apakah kami yang harus menertibkan? Jika dibiarkan terus, kami bisa bertindak sendiri,” ujar Deni.
Deni juga menyoroti adanya mantan pengurus PPP yang mendukung Ivan Dicksan, yang dianggapnya menjadi penyebab masalah ini.
Menurutnya, hal tersebut seolah-olah memberi legitimasi kepada Ivan untuk menggunakan logo PPP. “Tidak berarti jika ada pendukung PPP di kubu Ivan, mereka bisa seenaknya memakai logo partai,” kata Deni.
Selain itu, Deni menegaskan bahwa meskipun ia dan tim Respati bukan berasal dari partai koalisi, mereka merasa berkepentingan untuk menyuarakan keberatan.
“Kami memiliki hak untuk menolak tindakan yang merugikan Nurhayati,” ujar Deni.
Ia menambahkan bahwa sebagai relawan yang mendukung Nurhayati, mereka ingin keadilan ditegakkan dalam pemilihan ini.
Rapat khusus Respati untuk membahas langkah-langkah selanjutnya akan segera diadakan.
BACA JUGA: Primajasa Gelar Nobar Pelantikan Presiden dan Beri Beasiswa
“Kami akan menimbang berbagai opsi, mulai dari audiensi hingga aksi massa,” ungkap Deni.
Ia menekankan bahwa Respati siap mengambil langkah lebih lanjut jika Bawaslu tidak bertindak cepat dalam menertibkan APK yang bermasalah.
“Yang pasti, akan ada tindak lanjut dari kami,” pungkasnya.


