Sampah di Kota Tasikmalaya Capai 200 Ton Per Hari
infopriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Sampah yang dihasilkan masyarakat di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat mencapai ratusan ton setiap harinya.
Untuk itu, dibutuhkan kesadaran masyarakat dan pengelolaan sampah yang baik di tingkat kelurahan dan Kecamatan.
Wali Kota Tasikmalaya, H. Muhammad Yusuf mengatakan, permasalahan sampah hampir tiap tahun selalu terjadi di Kota Tasikmalaya. Pasalnya, armada angkutnya saja hanya ada 42 angkutan yang terdiri dari dump truck dan amrol.
“Paradigma pengelolaan sampah harus ada perubahan. Artinya DLH (Dinas Lingkungan Hidup) harus mulai bekerjasama dengan pihak lain dalam mengelola sampah,” kata Wali Kota Tasikmalaya. Kamis, (24/02/2022).
“Sampah di kita ini rata-rata 200 ton per hari. Bayangkan Ciangir (lokasi TPA) itu habis (overload) lahan di sana itu. Tahun ini kita akan perlebar lagi lahannya (5 hektare),” ucapnya.
Menurutnya, jika terus overload karena sampah tidak dikelola dengan baik, maka akan terus habis lahan tanahnya hanya untuk Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah.
“Maka DLH harus kerjasama dengan pihak lain, termasuk dengan bank-bank sampah. Karena mereka mengelola sampah dengan baik, minimalnya mereka mengurangi sampah-sampah kita. Apalagi dari 200 ton itu 30 persenya sampah plastik,” ujarnya.
Yusuf menambahkan, saat ini ada pihak swasta akan kerjasama dengan Pemkot Tasikmalaya melalui DLH untuk mengelola sampah plastik tersebut. Pihak swasta itu hanya meminta lahan untuk pengelolaannya.
“Nanti sampah plastik itu akan diubah dan diproduksi menjadi silika serta hebel. Silakan itu dilanjutkan kerjasamanya, yang penting saling menguntungkan,” terang Yusuf.
Yusuf juga menjelaskan, pihaknya tahun ini telah mengusulkan ke DPRD untuk membuat Peraturan Daerah (Perda) Aneka Usaha. Jadi semua kegiatan investasi akan dikelola oleh perusahaan daerah tersebut.
“Jadi nanti berbentuk BUMD yang tidak hanya mengelola sampah saja, semua kegiatan investasi dikelola oleh BUMD tersebut. Nanti akan menjadi sumber tambahan pendapatan daerah kita serta bisa menarik investor dari daerah lain karena kita tidak bisa hanya mengandalkan APBD saja,” paparnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Deni Diyana menuturkan, saat ini jumlah armada ada 42 kendaraan untuk meyalani pengangkutan sampah di seluruh wilayah Kota Tasikmalaya.
“Saya mohon maaf jika masih ada tumpukan-tumpukan sampah di beberapa titik Tempat Pembuangan Sampah (TPS). Karena beberapa armada mengalami kerusakan dan sedang dilakukan perbaikan,” ujarnya.
BACA JUGA: Kapolres Tinjau Langsung Pelaksanaan Vaksinasi
Walaupun demikian, pihaknya akan selalu berusaha merespon cepat jika terjadi penumpukan sampah di TPS, karena pengangkutan sampah juga di jadwal per harinya.
Peringatan HPSN ini dimeriahkan dengan penampilan oray-orayan dengan menyusuri Jalan RE Martadinata hingga finish di RA Wiratanuningrat, Alun-Alun Kota Tasikmalaya jalur Sungai Cimulu-Ciloseh. (A. A. Fauzy/IP)
