Berita Tasikmalaya

Sejumlah Rumah di Pagerageung Alami Keretakan

infopriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi di Tasikmalaya di pertengahan bulan Januari 2021 mengakibatkan sejumlah rumah rusak, dinding retak. Retaknya sejumlah rumah dipicu oleh pergeseran tanah di wilayah itu. Kejadian terjadi di tiga dusun. Dusun Garadaha, Dusun Bojot dan Dusun Citeureup

Peristiwa pergerakan tanah ini di benarkan Kepala Desa Sukapada, Achmad Hidayat. Menurutnya, kondisi pergerakan tanah itu, sudah terjadi sejak tahun 1995. “Tanah mengalami pergerakan, terutama disaat musim hujan hingga mengakibatkan rumah warga mengalami kerusakan, lima rumah dikosongkan” katanya.

Kini kampungpun terlihat sepi karena ditinggal sebagian penduduk karena rumahnya retak. Warga merasa khawatir rumahnya ambruk, dan mengancam keselamatannya. Sehingga, warga pun memilih untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman. Rabu, (03/02/21)

“Pada tahun 2019 dan 2020 tidak ada pergerakan tanah, namun di awal tahun 2021 pergerakan tanah kembali terjadi, sehingga sejumlah rumah retak.,” ucapnya.

Lanjut Ahmad, ada sekitar 250 rumah yang terdampak Dusun Citeureup  20 rumah, Bojot 100 rumah dan Garadaha 150 rumah.

Peristiwa ini telah dilaporkan Pemerintahan Desa setempat kepada dinas terkait di Tasikmalaya.

“Sudah pernah ada bantuan untuk relokasi, namun baru untuk 24 KK. Sementara, sebagian besarnya masyarakat mengungsi mandiri,” jelasnya. Ahmad juga menjelaskan  masih ada warga yang memilih untuk kembali ke lokasi semula dengan memperbaiki rumahnya. Padahal, hasil kajian dan penelitian dari geologi bahwa merekomendasikan untuk mengosongkannya. (A A Fauzy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *