Berita Tasikmalaya

Sungai Meluap Ratusan Rumah Terendam Banjir

infopriangan.com, BERITA TASIKMALAYA.  Ratusan rumah warga terendam banjir akibat debit air di Sungai Citanduy serta Cikidang yang berada di Kampung Bojong Soban, Desa Tanjungsari, Kecamatan Sukaresik, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat meluap. Rabu, (26/10/2022) dini hari tadi.

Sebanyak 605 Kepala Keluarga (KK) terendam banjir pasca sungai meluap akibat hujan deras yang mengguyur daerah tersebut.

Kapolsek Sukaresik, Polres Tasikmalaya Kota, Iptu Asep Saefullah membenarkan adanya banjir tersebut.

“Ya benar terjadi genangan air akibat dari curah hujan dan meluapnya air Sungai Citanduy serta Cikidang,” ujar Kapolsek Sukaresik.

Dia menerangkan, tadi dini hari sekitar pukul 01.00 WIB mulai terjadi banjir di Kampung Hegarsari dan Kampung Bojong Soban, Desa Tanjungsari, Kecamatan Sukaresik.

Lanjutnya, banjir tersebut diakibatkan dari luapan air Sungai Cikidang dan Citanduy karena curah hujan tinggi mulai pukul 16.00 WIB kemarin hingga tadi malam pukul 23.00 WIB.

“Sehingga menyebabkan genangan air di beberapa tempat mulai ketinggian 30 cm hingga 50 cm. Jalan penghubung antar desa pun tidak bisa dilalui kendaraan,” bebernya.

Jalan penghubung antar desa itu kebanjiran dengan ketinggian air bervariasi antara 50 cm hingga 70 cm. Kendaraan roda dua dan roda empat tidak bisa melalui jalan penghubung desa tersebut.

“Berdasarkan hasil pendataan kita, sawah seluas 10 hektare siap panen terendam banjir. Rumah penduduk sebanyak 605 KK di sembilan RR terendam air. Tapi ini masih dalam pendataan,” tambahnya.

Jelas dia, di Kampung Bojong Soban, Desa Tanjungsari, Kecamatan Sukaresik ketinggian air banjir antara 45 cm hingga 60 cm tepatnya di RT 03, RW 08 dan RT 04, RW 08.

BACA JUGA: Longsor di Garut Selatan Timbun Dua Rumah Warga

“Saat ini warga terdampak banjir seperti para lansia dan anak-anak dievakuasi ke daerah yang lebih tinggi di Pesantren Al Mutaali,” jelasnya.

Pihaknya mengimbau kepada warga tetap waspada dan segera mengamankan diri. Juga barang berharganya segera dibawa ke tempat yang telah ditentukan agar tidak terendam banjir. (Aa Fauzy/IP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *