BIAS Ala Puskesmas Cisompet
infopriangan.com, BERITA GARUT. Imunisasi, bukan hal baru bagi Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, Jawa Barat. Begitu juga bagi Puskesmas Cisompet. Namun, imunisasi kali ini sedikit berbeda dengan yang lainnya.
Namanya, Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS). Program BIAS dilaksanakan dan harus rampung dalam satu bulan, pada November 2022.
Yang menjadi target adalah anak-anak TK/PAUD, siswa Sekolah Dasar (SD), dan siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI). Untuk SD/MI diprioritaskan bagi siswa kelas 1, 2, dan kelas 5.
Puluhan petugas medis pun disebar ke sekolah-sekolah di seluruh wilayah Kecamatan Cisompet.
Itu, dilakukan setiap hari kerja selama masih sekolah yang belum diimunisasi. Petugas diwajibkan datang ke lokasi.
Tidak jarang petugas harus berhadapan dengan berbagai rintangan. Harus menembus jalan berlumpur ditengah guyuran hujan.
Sesampainya di sekolah tidak jarang anak-anak yang takut melihat jarum suntik. Mereka menangis sejadi-jadinya. Suasana gaduh pun tidak terhindarkan.
Begitu juga anak-anak kelas 5, ada juga yang suka mencari celah untuk menghindar dari imunisasi. Bahkan saat petugas baru tiba di gerbang sekolah, anak-anak sudah ribut.
Mereka umumnya takut untuk diimunisasi. Namun, berkat keuletan dan kesabaran petugas serta dibantu para guru, semua itu dapat diatasi. Sehingga program BIAS pun berjalan sebagaimana yang diharapkan.
BACA JUGA: Sekda Ciamis: Guru Pahlawan Tanpa Tanda Jasa
“Alhamdulillah para petugas tetap bersemangat dan memiliki rasa tanggung jawab. Maklumlah mereka umumnya masih muda usia,” kata sumber di Puskesmas Cisompet. Jum’at, (25/11/2022).
Berdasarkan data yang dihimpun Infopriangan.com, sampai berita ini dirilis, sekitar tiga ribuan lebih anak sekolah telah menerima vaksin Difteri dan Teranus (DT). Hal tersebut sesuai proram BIAS tahun ini, yaitu memberikan vaksin DT pada anak sekolah. (Liklik Sumpena/IP)

