BNN Kabupaten Ciamis Gelar Diseminasi P4GN
infopriangam.com, BERITA PANGANDARAN. Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Ciamis, gelar Diseminasi P4GN, melalui insert konten. Bertempat di Kidang Pananjung Pangandaran, Jawa Barat. Kamis,(02/07/2020).
Sebanyak 20 peserta hadir perwakilan dari anggota Masyarakat Peduli Anti Narkoba (MAPAN) Indonesia Resort Pangandaran.

Menurut Ketua Mapan Indonesia Resort Pangandaran, Agus Gunawan, menyampaikan kehadiran Mapan di Kabupaten Pangandaran, membantu program Pemerintah dalam penanganan masalah narkoba. “Untuk meminimalisir peredaran dan penyalahgunaan narkoba khususnya di wilayah Kabupaten Pangandaran,” katanya.
Upaya yang telah dilaksanakan sejauh ini diantaranya memberikan sosialisasi tentang bahaya narkoba di lingkungan pelajar. “Tingkat SMP, maupun setingkat SMA, serta di kalangan masyarakat,” ujarnya.
“Kami juga ingin berupaya mewujudkan Kabupaten Pangandaran, sebagai tujuan wisata yang nyaman dan bersih narkoba,” harapnya.

Selanjutnya Menurut Kepala BNNK Ciamis Engkos Kosidin, S.Sos., M.Si., menjelaskan bahwa para sindikat berupaya dengan segala cara untuk nenyelundupkan narkoba masuk ke Indonesia.
“Maka langkah antisipatif kita harus galang kekuatan dengan seluruh komponen masyarakat termasuk para nelayanan. Dalam mengantisipasi masuknya narkoba dari jalur laut dengan memafaatkan nelayan untuk menyelundupkan narkoba,” paparnya.
Begitupula dengan pegawai hotel, dan restoran yang ada di Pangandaran, harus di advokasi diberikan pemahaman tentang narkoba. “Sehingga mereka memiliki daya tangkal, serta mampu mencegah sedini mungkin terhadap penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkoba,” jelasnya..
Masyarakat luas termasuk Mapan didalamnya harus ikut andil menyelamatkan bangsa. Khususnya generasi muda penerus bangsa agar selamat dari bahaya narkoba.
“Upaya pemberantasan tetap diupayakan guna memutus rantai peredaran gelap narkoba. Dengan menitik beratkan terhadap pengawasan wilayah-wilayah pesisir pantai yang diduga dijadikan jalur masuk peredaran gelap narkoba,” tambahnya.
Desa bersinar salah satu upaya dalam penanggulangan narkoba dengan memberdayakan masyarakat sebagai satgas, atau kader anti narkoba. “Itu dari kalangan masyarakat sendiri yang nantinya akan membentuk jejaring dalam penanganan masalah narkoba,” ucap Engkos.
“Diharapkan dari kegiatan ini para peserta memiliki imunitas/daya tangkal terhadap penyalahgunaan narkoba,” pungkas Engkos. (Baehaki Efendi/IP)

