BNNK Ciamis, Indonesia Darurat Narkoba
infopriangan.com, BERITA CIAMIS. Badan Narkotika Nasional (BNN) mencatat bahwa, persoalan narkotika di Indonesia masih dalam kondisi yang memerlukan perhatian dan kewaspadaan tinggi dari seluruh elemen bangsa Indonesia. Hal ini, yang menguatkan bahwa Indonesia dalam situasi ‘Darurat Narkoba’ sesuai dengan yang disampaikan oleh Presiden RI.
Kepala BNNK Ciamis, Engkos Kosidin, S.Sos., M.Si mengatakan, situasi ‘Darurat Narkoba’ terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika pada saat ini, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Ciamis. Bersama Polri, TNI, Bea Cukai, Imigrasi, Pemerintah Daerah dan instansi terkait lainnya serta seluruh komponen masyarakat harus mampu bersinergi. Bersama-sama, mengambil langkah strategis dalam upaya P4GN. Selasa, (08/12/20).
“Upaya tersebut dilaksanakan secara komprehensif dan berkesinambungan, di implementasikan secara seimbang antara supply reduction (pengurangan pasokan). Melalui, Upaya Pemberantasan, dengan demand reduction (pengurangan permintaan) melalui Upaya Pencegahan dan Rehabilitasi,” ungkapnya.
BNNK Ciamis sebagai lembaga yang menangani penanggulangan narkoba di Kabupaten Ciamis dituntut semakin gigih melakukan berbagai upaya strategis. Seperti, dengan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).
“BNNK Ciamis telah melakukan
Kegiatan Advokasi Pembangunan Berwawasan Anti Narkoba. Berupa, koordinasi dalam rangka pengayaan referensi advokasi di BNNP Jawa Barat. Sebanyak dua kali,” paparnya.
Engkos menambahkan, jumlah peserta sekitar 30 orang yang diadakan di Desa Golat, Desa Kujang, dan Desa Winduraja. Adapun, output kegiatan dari program advokasi lembangunan anti aarkoba antara lain terbentuknya regulasi Desa Bersinar (Bersih Narkoba).
Lanjut engkos, kegiatan diseminasi informasi dan Edukasi P4GN, berupa iseminasi informasi melalui insert konten sebanyak 20.
“Jumlah peserta seluruhnya 585 Orang. Melalui talkshow/ tatap muka dengan jumlah peserta seluruhnya 50 Orang. Diseminasi informasi melalui media cetak sebanyak satu Media cetak,” tegasnya.
Masih menurut Engkos, diseminasi informasi melalui pemanfaatan media dilaksanakan di luar ruang. Seperti, Gelanggang Galuh Taruna, Terminal Ciamis, Kampus Universitas Galuh, dan Karangkamulyan.
Menurutnya kegiatan layanan P4GN melalui “Si Biru” mobile dilaksanakan sebanyak lima kali, Bulan Oktober diwilayah Kabupaten Ciamis, Kabupaten Pangandaran.
“Layanan “Si Biru” Mobile ini bertujuan untuk memberikan kemudahan layanan P4GN di tengah–tengah masyarakat yang berada diwilayah cukup jauh dari kantor BNNK Ciamis. Layanan ini, meliputi Komunikasi, Informasi Edukasi (KIE) P4GN, konseling adiksi dan hukum serta pelayanan penerbitan Surat Keterangan Hasil Pemeriksaan Narkoba (SKHPN),” pungkasnya. (Dena A Kurnia/IP)

