Bupati Ciamis Buka Kegiatan Expo PPC ke-3 di Desa Tanjungsari

infopriangan.com, BERITA CIAMIS.
Bupati Kabupaten Ciamis, H Herdiat Sunarya secara langsung membuka kegiatan Expo Pembudidaya Perikanan Ciamis (PPC) ke-3 yang berlangsung di Desa Tanjungsari, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Ciamis juga berkesempatan untuk mengunjungi beberapa stand UMKM mulai dari hasil olahan pertanian, perikanan, hingga ekonomi kreatif yang ada di sekitar lokasi.

Dalam sambutannya Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya mengatakan, dengan adanya kegiatan expo PPC, berharap bisa memiliki dampak positif khususnya bagi masyarakat.

“Ciamis di anugerahi oleh Allah SWT dengan memiliki sumber alam yang sangat melimpah, maka dari itu mari kita manfaatkan dengan sebaik-baik nya,” terangnya.

Bupati juga menambahkan pihaknya berharap kedepannya, Desa Tanjungsari bisa menjadi kampung gurame, dimana nantinya banyak ikan jenis gurame yang bisa dibudidayakan di desa tersebut, sehingga icon kampung gurame bisa melekat hingga ke Ciamis lainnya.

“Dan saya berharap dengan adanya kegiatan expo ini mampu meningkatkan ekonomi masyarakat khususnya di bidang perikanan,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini Bupati Ciamis mengucapkan hari jadi Desa Tanjungsari yang ke 11 tahun, ia berharap meski Desa Tanjungsari merupakan desa paling bungsu di Kecamatan Banjaranyar, namun perekonomian di desa tersebut mampu bersaing dengan desa – desa lainnya.

“Saya harap tingkat ekonomi di desa ini harus di tingkatkan, namun hal itu juga harus ada sinergi dengan pemerintah setempat yang harus sama-sama berjuang,” tuturnya.

Dalam Acara tersebut Bupati Ciamis juga berpesan, di era saat ini, perkembangan teknologi sangat berkembang cukup pesat, namun demi mengurangi dampak negatif dari teknologi tersebut, pihaknya meminta untuk lebih meningkatkan pengawasan terutama pada anak- anak.

BACA JUGA: DPR RI Dukung Penghijauan: 35.000 Bibit Pohon Albasia Untuk Warga Banjaranyar

“Pembangunan itu ada dua hal yaitu fisik dan non fisik. Namun yang di rasa paling sulit yaitu pembangunan non fisik seperti membangun akhlak apalagi dengan canggih nya teknologi, kita harus lebih bijak menggunakan teknologi, termasuk adanya pengawasan baik dari orangtua maupun guru,” pungkasnya.

Selain menyampaikan pesan dan ucapan selamat, dalam kesempatan tersebut bupati juga memberikan 50 paket sembako untuk anak yatim dan kaum Dhuafa. (Rizky, Revan/IP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten terlindungi. Anda tidak diizinkan untuk menyalin berita infopriangan