Bupati Ciamis Pimpin Rakor Persiapan Kunjungan Menteri Lingkungan Hidup

infopriangan.com, BERITA CIAMIS. Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Ciamis, Senin (26/01/2026), dalam rangka mempersiapkan kunjungan Menteri Lingkungan Hidup. Rapat tersebut dihadiri oleh jajaran perangkat daerah, para camat, serta kepala desa se-Kabupaten Ciamis.

Rakor ini digelar sebagai tindak lanjut atas hasil pengecekan kebersihan oleh tim pusat, sekaligus untuk mengimplementasikan Surat Edaran Bupati mengenai imbauan menjaga kebersihan lingkungan. Dalam kesempatan tersebut, Bupati menegaskan bahwa persiapan harus dilakukan secara menyeluruh hingga ke tingkat desa agar kunjungan menteri dapat berlangsung optimal dan memberikan dampak positif bagi daerah.

FB_IMG_1768568975967
FB_IMG_1768568975967

Dalam arahannya, Herdiat Sunarya menyampaikan bahwa kunjungan Menteri Lingkungan Hidup merupakan respons atas capaian Kabupaten Ciamis yang berhasil meraih predikat kota kecil terbersih se-Asia Tenggara. Namun demikian, ia mengingatkan bahwa prestasi tersebut harus terus dijaga dan ditingkatkan.

“Secara umum wilayah kita dinilai bersih, tetapi masih ada beberapa catatan dari tim pusat yang harus segera kita benahi,” ujar Herdiat.

Herdiat menjelaskan bahwa salah satu catatan utama berkaitan dengan kondisi kebersihan di sepanjang jalan nasional dan jalan provinsi yang melintasi wilayah Ciamis. Menurutnya, perawatan di jalur tersebut dinilai belum maksimal sejak program kebersihan “Andir” tidak lagi berjalan.

“Walaupun itu menjadi kewenangan pemerintah pusat dan provinsi, kita tidak boleh lepas tangan. Pemerintah daerah dan masyarakat harus tetap berperan aktif menjaga kebersihan dan drainase,” tegasnya.

Bupati juga mengungkapkan sejumlah temuan penting yang perlu mendapat perhatian serius, di antaranya masih adanya praktik pembakaran sampah di pinggir jalan, kondisi 45 pasar tradisional yang pengelolaannya masih konvensional, serta persoalan kebersihan di pasar hewan. Selain itu, rumah-rumah kosong di sepanjang jalan protokol yang tidak terawat turut menjadi sasaran pembenahan karena memengaruhi keindahan dan kenyamanan kota.

Menjelang kunjungan menteri yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa (27/01/2026), Herdiat meminta camat dan kepala desa untuk mengondisikan wilayah masing-masing secara maksimal. Ia menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor dan keterlibatan masyarakat agar upaya penataan lingkungan dapat berjalan efektif.

“Kunci keberhasilan ada pada sinergi. Kalau semua bergerak bersama, hasilnya pasti lebih terasa,” katanya.

Di sela rapat, Bupati juga menyampaikan rasa belasungkawa atas bencana longsor yang terjadi di Kabupaten Bandung Barat. Ia menjadikan peristiwa tersebut sebagai pengingat pentingnya menjaga keseimbangan dan kelestarian lingkungan.

“Kerusakan lingkungan bisa berdampak pada bencana. Ini harus menjadi pelajaran bagi kita semua,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Ciamis menambahkan bahwa pengelolaan sampah harus dimulai dari sumbernya. Ia mendorong masyarakat untuk melakukan pemilahan sampah sejak dari rumah tangga.

BACA JUGA: Kerbau Warga Cisompet Tewas, Konflik Satwa Nyata

“Sampah yang memiliki nilai ekonomi bisa disalurkan ke Bank Sampah, sedangkan sampah organik dapat diolah menjadi kompos atau pakan ternak agar tidak menumpuk di tempat pembuangan akhir,” jelasnya.

Pemerintah daerah juga menekankan pentingnya membangun budaya gotong royong serta menerapkan konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Peningkatan sarana seperti kontainer sampah dan pemasangan media edukasi di titik-titik rawan pembuangan sampah sembarangan diharapkan mampu mempertahankan prestasi Ciamis sebagai daerah bersih, sekaligus mewujudkan lingkungan yang sehat dan berkelanjutan. (Satrio)

Bagikan dengan :
FB_IMG_1768568975967
FB_IMG_1768568975967

Tinggalkan Balasan

error: Konten terlindungi. Anda tidak diizinkan untuk menyalin berita infopriangan