Bupati Ciamis Tinjau Pasar Manis yang Terbakar

infopriangan.com, BERITA CIAMIS. Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, meninjau kondisi Pasar Manis Ciamis yang terbakar pada Kamis (27/2/2025). Kebakaran yang terjadi sehari sebelum Ramadan itu menyebabkan kerugian besar bagi para pedagang.

Saat meninjau lokasi, Herdiat mengungkapkan keprihatinannya. Ia menyadari betapa berat dampak yang dirasakan para pedagang, terutama karena kebakaran ini terjadi di momen penting menjelang bulan suci. Ia juga mengakui bahwa salah satu kios yang terbakar adalah milik anggota keluarganya.

“Pemerintah daerah akan segera memperbaiki fasilitas yang terdampak kebakaran,” katanya pada Sabtu (1/3/2025). “Kami berupaya agar pasar bisa kembali digunakan sebelum Lebaran, sekitar satu minggu atau beberapa hari sebelumnya.”

Kebakaran ini tidak hanya menghanguskan kios-kios, tetapi juga menghancurkan harapan para pedagang yang bergantung pada pasar sebagai mata pencaharian utama. Beberapa pedagang mengaku kehilangan seluruh barang dagangan mereka, sementara yang lain harus mencari cara untuk bertahan hidup tanpa pemasukan tetap.

Salah seorang pedagang, Dedi (45), mengaku pasrah dengan musibah ini. Ia kehilangan seluruh stok pakaian yang baru saja dibelinya untuk persiapan Ramadan dan Lebaran. “Saya baru saja belanja barang dagangan. Semua ludes. Saya bingung harus mulai dari mana lagi,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

Perbaikan pasar menjadi perhatian utama pemerintah daerah. Herdiat menegaskan bahwa pihaknya akan mengupayakan agar pedagang bisa kembali berjualan sesegera mungkin. Ia juga meminta dinas terkait untuk mempercepat proses perbaikan dan mencari solusi bagi pedagang yang terdampak.

Namun, selama proses perbaikan, para pedagang yang kiosnya terbakar harus menghentikan aktivitas jual beli mereka. Beberapa dari mereka berencana berjualan di tempat lain sementara waktu, meskipun belum ada kejelasan mengenai lokasi yang disediakan oleh pemerintah daerah.

Mengenai penyebab kebakaran, Herdiat menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian untuk penyelidikan lebih lanjut. Ia berharap hasil investigasi bisa segera diketahui agar tidak ada spekulasi liar di masyarakat.

“Anggaran berapa pun, jika untuk masyarakat, tentu harus diprioritaskan. Karena ini juga uang masyarakat,” tambahnya.

Sikap tegas Herdiat terkait anggaran ini menjadi sorotan. Pernyataan tersebut mengisyaratkan bahwa pemerintah daerah siap mengalokasikan dana yang diperlukan untuk perbaikan tanpa harus melalui birokrasi yang berbelit-belit. Namun, masyarakat berharap transparansi dalam pengelolaan anggaran tetap dijaga agar tidak ada penyalahgunaan.

Kejadian ini juga menjadi pengingat penting akan keamanan di pasar tradisional. Beberapa pedagang menyoroti perlunya peningkatan sistem keamanan, termasuk peremajaan instalasi listrik yang sudah tua dan penyediaan alat pemadam kebakaran di setiap blok pasar.

Yudi, seorang pedagang bahan pokok, berharap pemerintah tidak hanya memperbaiki kios-kios yang rusak, tetapi juga melakukan evaluasi terhadap kondisi pasar secara keseluruhan. “Jangan hanya memperbaiki yang terbakar, tapi benahi juga infrastruktur lainnya supaya kejadian seperti ini tidak terulang,” pintanya.

Sementara itu, warga sekitar berharap agar kebakaran ini tidak dijadikan ajang politisasi atau kepentingan segelintir pihak. Mereka ingin pemerintah benar-benar fokus pada pemulihan ekonomi para pedagang yang terkena dampak.

BACA JUGA: Tips Memilih Kurma Berkualitas Baik

Pasar Manis Ciamis adalah salah satu pusat ekonomi terbesar di Kabupaten Ciamis. Musibah ini tentu berpengaruh besar terhadap roda ekonomi daerah. Kecepatan pemerintah dalam menangani dampak kebakaran akan sangat menentukan bagaimana pasar ini bisa kembali bangkit dalam waktu dekat.

Herdiat memastikan bahwa semua langkah yang diambil akan berpihak pada kepentingan masyarakat.

“Ini tanggung jawab kita bersama. Pemerintah akan bekerja keras untuk memastikan pasar kembali pulih dan pedagang bisa berjualan lagi sebelum Lebaran,” pungkasnya. (Eddy/infopriangan.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten terlindungi. Anda tidak diizinkan untuk menyalin berita infopriangan