Ciamis Dorong Anak Aktif dan Cegah Stunting Sejak Dini

infopriangan.com, BERITA CIAMIS. Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) ke-41, Pemerintah Kabupaten Ciamis mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memberi perhatian serius terhadap tumbuh kembang anak sejak dini. Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Ciamis, Helmi Lestari
pada Rabu (6/8/2025).

Menurut Helmi Lestari anak-anak adalah generasi emas bangsa yang perlu dibekali pengalaman positif dan nilai-nilai kehidupan sejak usia dini. Peringatan HAN menjadi momen penting untuk memperkenalkan berbagai kegiatan edukatif yang mampu membentuk karakter anak yang ceria, kreatif, dan berbudaya.

“Jangan sampai anak-anak kita hanya dikenalkan pada dunia digital secara berlebihan, karena itu bisa berdampak negatif pada perkembangan jiwa mereka. Kita dorong kembali permainan tradisional, seni, dan kebudayaan lokal sebagai sarana tumbuh kembang yang sehat dan menyenangkan,” ujarnya.

Helmi menjelaskan, Undang-Undang Perlindungan Anak mendefinisikan anak sebagai individu berusia 0 hingga 18 tahun dan belum menikah. Karena itu, perhatian terhadap anak harus dimulai sejak usia balita hingga remaja.

Dalam upaya mendukung edukasi dan perlindungan anak, DP3A Ciamis menggandeng berbagai organisasi seperti Forum Anak Daerah (FAD), Generasi Berencana (Genre), dan PIK Remaja. Mereka turut mengkampanyekan pentingnya membatasi penggunaan gawai serta mendorong anak untuk aktif dalam kegiatan fisik dan sosial.

“Anak-anak sebaiknya lebih sering diajak menyanyi, bermain bekel, atau mengikuti lomba-lomba tradisional. Itu lebih bermanfaat ketimbang hanya diberi gadget agar tenang,” tambah Helmi.

Selain fokus pada pengembangan karakter anak, peringatan Hari Anak Nasional tahun ini juga dikaitkan dengan upaya percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Ciamis. DP3A bersama organisasi kepemudaan seperti PMII dan Kopri menyelenggarakan berbagai kegiatan edukatif yang menyasar keluarga dan masyarakat.

“Kami mendukung penuh target penurunan angka stunting. Tahun lalu angkanya sempat naik menjadi 24 persen, dan tahun ini ditargetkan turun di bawah 14 persen. Peran keluarga dan pendampingan yang tepat sangat penting dalam hal ini,” tegas Helmi.

BACA JUGA: Kades Cicapar Resmi Dinonaktifkan Bupati Ciamis

Helmi juga menekankan pentingnya pola asuh dan pemenuhan gizi sejak masa remaja, kehamilan, hingga balita. Melalui Tim Pendamping Keluarga (TPK), pemerintah terus mendorong pendekatan berbasis keluarga yang memperhatikan pola makan, kebersihan lingkungan, serta akses terhadap layanan kesehatan.

Dengan dukungan lintas sektor dan peran aktif masyarakat, Pemerintah Kabupaten Ciamis berharap peringatan Hari Anak Nasional tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi titik tolak perubahan menuju generasi yang sehat, bahagia, dan bebas stunting. (Eddy, infopriangan.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten terlindungi. Anda tidak diizinkan untuk menyalin berita infopriangan