Ciamis Dorong Desa Wisata Lewat Ajang Kompetisi
infopriangan.com, BERITA CIAMIS. Pemerintah Kabupaten Ciamis terus menunjukkan keseriusannya dalam mengembangkan sektor pariwisata. Salah satu upaya konkret adalah penyelenggaraan Lomba Desa Wisata Kabupaten Ciamis. Program ini tidak hanya dipandang sebagai kompetisi, melainkan sebagai sarana untuk mengukur kondisi aktual desa wisata serta mendorong peningkatan kualitas di berbagai bidang.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Ciamis melalui Kabid Destinasi Dian Kusdianna menjelaskan bahwa tujuan utama lomba ini adalah menilai perkembangan desa wisata sekaligus memetakan potensi yang bisa dioptimalkan.
“Intinya, kita ingin mengetahui kondisi existing desa wisata. Dari sana, desa wisata bisa naik tingkat, misalnya dari desa wisata rintisan menjadi desa wisata berkembang,” kata Dian. Kamis, (21/08/2025).
Dian juga mengatakan peningkatan status desa wisata akan memberikan dampak positif, baik dari segi ekonomi masyarakat maupun daya tarik pariwisata daerah.
Dalam lomba tersebut, panitia menggunakan lima kategori penilaian utama, yaitu desa wisata kolaboratif, desa wisata inovatif, desa wisata pelestari budaya, desa wisata pelestari lingkungan, serta desa wisata ekonomi kreatif. Melalui kategori ini, pemerintah berharap dapat memperoleh gambaran menyeluruh mengenai daya saing sekaligus keunggulan desa wisata yang tersebar di Ciamis.
Dian juga mengatakan, Kabupaten Ciamis sendiri memiliki sejumlah desa wisata unggulan yang sudah dikenal luas, di antaranya Desa Jalatrang, Desa Ciberem Sukamantri, Desa Kuta, dan beberapa desa di wilayah Sadananya. Namun dalam beberapa waktu terakhir, sorotan masyarakat tertuju pada Desa Bangunharja. Desa ini berhasil menarik perhatian bukan hanya karena panorama alamnya yang indah, tetapi juga karena potensi ekonomi kreatif serta kerajinan tangan khas masyarakat setempat.
Berdasarkan hasil seleksi sementara, Desa Bangunharja sukses menembus peringkat 10 besar dari total 57 desa wisata yang ada di Kabupaten Ciamis. Prestasi ini sekaligus mengukuhkan posisi Desa Bangunharja sebagai desa wisata yang kini berstatus berkembang.
“Selanjutnya, desa ini akan kembali bersaing untuk memperebutkan posisi 3 besar dalam tahapan kurasi berikutnya,” ujarnya.
Dian menilai capaian ini merupakan bukti nyata bahwa desa wisata di Ciamis memiliki daya saing tinggi.
“Capaian ini menunjukkan bahwa desa wisata di Ciamis memiliki potensi besar untuk dikembangkan, bahkan tidak hanya di tingkat lokal tetapi juga regional dan nasional,” tambahnya.

BACA JUGA: Desa Bangunharja Terima Visitasi Dinas Pariwisata
Pemerintah daerah memandang langkah tersebut sejalan dengan visi dan misi Bupati Ciamis yang menekankan pentingnya sektor pariwisata sebagai motor penggerak ekonomi. Peningkatan desa wisata diharapkan bisa memberikan kesejahteraan lebih bagi masyarakat, sambil tetap menjaga kelestarian budaya serta lingkungan yang ada di pedesaan.
Masyarakat Desa Bangunharja sendiri menyambut pencapaian ini dengan penuh semangat. Mereka menganggap bahwa keberhasilan masuk 10 besar adalah kebanggaan sekaligus tantangan untuk terus berinovasi. Warga bertekad memperkuat kerja sama dan memanfaatkan peluang agar Desa Bangunharja semakin dikenal luas oleh wisatawan.
Dengan berbagai potensi yang dimiliki, Desa Bangunharja kini tengah bersinar sebagai salah satu ikon baru desa wisata unggulan di Ciamis. Masuknya desa ini dalam daftar 10 besar bukan hanya sekadar pencapaian, tetapi juga pijakan penting menuju pengakuan lebih luas. Hal ini sekaligus menjadi bukti bahwa desa-desa di Ciamis mampu bersaing secara sehat, berdaya, dan berkelanjutan dalam dunia pariwisata. (Redaksi)

