Ciamis Masuk Tiga Besar Nasional Program Kampung KB
infopriangan.com, BERITA CIAMIS. Kabupaten Ciamis kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Melalui program Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB), Ciamis berhasil masuk dalam tiga besar terbaik dari seluruh provinsi di Indonesia. Kampung KB Mandiri Magot Desa Pawindan, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis ditunjuk sebagai perwakilan Jawa Barat dalam penilaian nasional. Minggu, (15/06/2025).
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Ciamis, Dian Budiana, menyampaikan pencapaian ini dalam arahannya kepada seluruh jajaran yang terlibat.
“Kalau kita lihat, dari 38 provinsi di Indonesia, kita sudah berhasil menyisihkan 35 provinsi. Artinya, capaian ini luar biasa dan bukan hal yang mudah dicapai tanpa komitmen bersama,” ujar Dian dengan semangat.
Dian menjelaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja keras dan kolaborasi seluruh pihak. Mulai dari penyuluh, petugas teknis di lapangan, hingga pembina dari lintas sektor di tingkat kabupaten turut andil dalam pencapaian ini.
Menurutnya, keberhasilan bukan sekadar soal administrasi, tetapi juga menyangkut komitmen, konsistensi, dan kerja nyata di lapangan. Dian menekankan pentingnya data faktual dalam proses penilaian nasional yang akan dilakukan secara online.
“Tidak cukup hanya disampaikan, harus berdasarkan fakta dan bukti di lapangan,” katanya menegaskan.
Untuk memastikan kelancaran dalam proses penilaian, pihak kabupaten telah menyiapkan lokasi dengan jaringan internet yang stabil. Hal ini untuk menghindari gangguan teknis yang dapat memengaruhi hasil penilaian.
“Kita butuh jaringan yang baik. Jangan sampai hasil yang diperoleh tidak maksimal hanya karena kendala teknis,” tambahnya.
Di samping kesiapan teknis, persiapan juga dilakukan dari sisi sumber daya manusia. Pembinaan intensif diberikan kepada para kader dan kelompok kerja yang terlibat langsung dalam pelaksanaan program Kampung KB.
Dian juga menuturkan bahwa pihaknya telah melakukan sinkronisasi antara laporan administrasi dan kondisi faktual di lapangan.
“Jika ada kekurangan, langsung kami perbaiki agar data yang tersaji benar-benar mencerminkan kenyataan,” ujarnya.
Koordinasi lintas sektor pun diperkuat. Setiap perangkat daerah yang membina Kampung KB diminta untuk bersinergi dengan petugas teknis di desa, guna memastikan implementasi program selaras dengan kebijakan kabupaten.
“Dengan begitu, program kabupaten dapat diwujudkan secara konkret di lapangan. Harapannya, para kader bisa menjawab setiap pertanyaan dari tim penilai nasional dengan baik dan yakin,” jelasnya.
Adapun agenda penilaian nasional dijadwalkan berlangsung pada hari Selasa pukul 13.30 WIB. Kabupaten Ciamis menargetkan untuk mempertahankan posisinya di tiga besar, bahkan berambisi meraih peringkat yang lebih tinggi.
“Kalau kita diam saja, mungkin posisi ketiga sudah aman. Tapi kita ingin lebih baik lagi. Target kami adalah menjadi yang terbaik,” tegas Dian.
Menutup arahannya, Dian berpesan agar seluruh tim tetap menjaga semangat dan dedikasi. Ia mengingatkan bahwa program ini bukan sekadar untuk penilaian, tetapi sebagai bentuk ibadah dan pengabdian kepada masyarakat.
“Ingat, yang kita lakukan ini bukan hanya untuk penilaian, tapi untuk ibadah dan untuk masyarakat,” katanya.
BACA JUGA: Harapan Baru bagi Gerkatin Ciamis Usai Pelantikan
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa Kampung KB bukan sekadar program administratif, melainkan langkah nyata dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pendekatan yang menyeluruh.
“Kampung KB harus menjadi kampung yang mandiri, bergotong royong, dan benar-benar berkualitas. Semoga apa yang kita lakukan bisa memberikan manfaat yang cepat dan nyata bagi masyarakat,” pungkasnya. (Eddy, infopriangan.com)

