Cuaca Ekstrim Terpa Kota Tasikmalaya
infopriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Cuaca ekstrim berupa hujan deras disertai angin kencang yang merata di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, sejak sore hingga malam ini menyebabkan sejumlah bencana di beberapa titik.
Berdasarkan Informasi yang dihimpun dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tasikmalaya, bencana berupa pohon tumbang hingga kubah sebuah masjid roboh, menerjang beberapa wilayah.
Manajer Pusdalops BPBD Kota Tasikmaya, Harisman, mengatakan cuaca ekstrim hujan deras disertai angin kencang, kembali mengguyur wilayah Kota Tasikmalaya sekira pukul 15.50 WIB, Minggu (14/03/21).
Menurutnya ada beberapa titik lokasi bencana alam, diantaraya pohon tumbang hingga kubah sebuah masjid roboh.
“Betul Terjadi beberapa titik bencana alam akibat cuaca hujan deras Minggu sore” kata Harisman kepada wartawan.
Hingga saat ini BPBD Kota Tasikmalaya menangani beberapa bencana, selain evakauasi pohon tumbang juga mendata sejumlah kerusakan yang ditimbulkan akibat hujan deras tersebut.
“Tadi anggota kami lakukan penanganan pohon tumbang, dan mengecek kubah mesjid yang copot,“ katanya.
Dia menambahkan, ada pun titik-titik bencana Minggu sore ini, meliputi :
Pohon tumbang di Jalan Kadu Pugur, dekat Balai Benih Ikan (BBI) Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya. -Kubah masjid copot, diduga akibat terpaan angin kencang saat hujan deras di Batalengsar Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya.
Pohon tumbang di Kampung Ciroyom, Nagarasi, Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya.
Pohon tumbang di Jalan Paozan, Parakannyasag, Indihiang, Kota Tasikmalaya.
“Saat ini assessment telah dilakukan, menunggu koordinasi selanjutnya dengan pihak-pihak terkait,” kata dia.
Lebih lanjut, Harisman mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan seperti banjir genangan air, puting beliung, angin kencang, pohon tumbang dan jalan licin.
“Kami mengimbau masyarakat Kota Tasikmalaya untuk tetap waspada terhadap hujan deras yang disertai angin kencang, yang biasa terjadi pada peralihan musim,” pungkas dia. (A A Fauzy/IP)








