Desa Bangunharja Dorong Tiga Program Strategis Unigal

infopriangan.com, BERITA CIAMIS. Pemerintah Desa Bangunharja, Kecamatan Cisaga, Kabupaten Ciamis menegaskan bahwa pihaknya memiliki tiga kebutuhan strategis yang diharapkan bisa direalisasikan melalui kerja sama dengan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Galuh (Unigal) Ciamis. Kolaborasi yang telah berlangsung sejak 2022 itu kini diarahkan untuk memperkuat kapasitas Desa Wisata Bangunharja agar mampu bersaing dan berkembang lebih cepat.

Kepala Desa Bangunharja, Carikin, menuturkan bahwa kerja sama dengan FISIP Unigal bukan sekadar agenda seremonial. Ia mengatakan bahwa pendampingan akademisi dibutuhkan agar tata kelola desa wisata memiliki pijakan yang kuat. Menurutnya, ada tiga program yang saat ini sangat mendesak.

Program pertama terkait peningkatan kemampuan perangkat desa dalam mengelola Sistem Informasi Desa (SID). Carikin mengungkapkan bahwa pengelolaan data dan media digital masih menjadi kelemahan utama.

“Yang pertama itu pelatihan Sistem Informasi Desa (SID),” ujar Carikin yang turut menjelaskan kebutuhan teknis desa. Kamis, (04/12/2025).

Carikin menambahkan bahwa pemanfaatan website desa masih jauh dari optimal. Selama ini, website hanya berisi informasi dasar administrasi, belum menyentuh promosi wisata yang seharusnya menjadi wajah utama desa.

“Kami butuh diajari cara mengisi website, cara membuat tulisan yang baik, dan cara membuat video yang bagus untuk promosi. Itu harus difasilitasi perguruan tinggi karena SDM kami masih terbatas,” kata Carikin.

Kebutuhan kedua, lanjutnya, adalah pelatihan tour guide bagi pengelola Desa Wisata Bangunharja. Carikin menyoroti bahwa hingga kini belum ada pelatihan khusus yang diberikan kepada warga, padahal kebutuhan tersebut sangat penting untuk mendukung pelayanan wisata.

“Pelatihan tour guide belum pernah kami ikuti. Padahal kami sangat butuh. Harapannya FISIP Unigal bisa bantu memfasilitasi,” tegasnya.

Carikin menilai kemampuan dasar guiding, storytelling, dan etika pelayanan wisatawan adalah modal utama untuk meningkatkan kualitas kunjungan. Tanpa itu, kata dia, desa wisata akan sulit berkembang secara profesional.

Kebutuhan ketiga adalah pendampingan mengenai pelestarian alam dan lingkungan. Carikin menekankan bahwa masyarakat Bangunharja perlu mendapat penyuluhan lebih intensif terkait pengelolaan sampah, perawatan situs budaya, hingga kesadaran ekologis.

“Kami juga perlu bantuan penyuluhan soal pelestarian alam. Sampah, situs cagar budaya, dan lingkungan itu harus dijaga bersama,” ujarnya.

Menurut Carikin, edukasi akademisi sangat diperlukan agar masyarakat memahami bahwa pelestarian lingkungan adalah bagian penting dari pengembangan desa wisata berbasis kearifan lokal.

Terkait persiapan program, Carikin menyampaikan bahwa pihak FISIP Unigal telah melakukan observasi lapangan ke Desa Bangunharja.

“Kemarin dosen dari FISIP sudah datang melakukan observasi. Sekarang mereka sedang melakukan pengkajian. Kami menunggu hasilnya, mau bagaimana bentuk pelatihannya dan kapan dilaksanakan,” katanya.

Carikin berharap proses kajian itu segera diikuti dengan realisasi program agar kolaborasi tidak berhenti pada tahap perencanaan. Ia menegaskan bahwa desa membutuhkan pendampingan berkelanjutan, bukan sekadar program satu kali.

Lanjut Carikin, posisi strategis Bangunharja sebagai desa perbatasan di ujung timur Kabupaten Ciamis. “Desa Bangunharja ini menjadi muka Kabupaten Ciamis dan muka Jawa Barat di wilayah timur,” ujar Carikin.

BACA JUGA: Banjar Gencarkan Razia Pajak Kendaraan Bermotor

Karena itu, menurutnya, Pemerintah Kabupaten Ciamis memprioritaskan fasilitas penunjang di Bangunharja untuk mendukung pengembangan pariwisata regional.

Dengan kolaborasi akademis dan penguatan kapasitas lokal, Desa Bangunharja berharap mampu membangun desa wisata yang informatif, ramah lingkungan, dan berdaya saing. (Dena A Kurnia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten terlindungi. Anda tidak diizinkan untuk menyalin berita infopriangan