Desa Sidamulih Terima Bantuan Stimulan
infopriangan.com, BERITA CIAMIS. Sebanyak 134 KK di Desa Sidamulih, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat mendapatkan bantuan stimulan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Ciamis.
Bantuan tersebut diserahkan kepada para korban gempa tahun 2017, baik untuk kategori rusak ringan, sedang maupun berat.
Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menyerahkan bantuan secara simbolik kepada perwakilan korban bencana bertempat di Aula Desa Sidamulih, Kecamatan Pamarican. Jum’at, (17/12/2021).
Dalam sambutannya, Bupati Ciamis Herdiat menyampaikan bantuan yang diserahkan kepada para korban adalah berasal dari APBD Kabupaten Ciamis tahun 2021.
“Bantuan ini bersumber dari APBD, meskipun anggaran saat ini dalam kondisi defisit namun kami tetap mengupayakannya,” ucap Bupati Ciamis.
Sebelumnya, pihaknya telah mengupayakan meminta bantuan kepada Pemerintah Pusat maupun Provinsi namun sampai saat ini belum ditindak lanjuti.
“Meski begitu kami tetap semangat dan optimis jika kita bersama-sama bahu membahu insyaallah semua masalah dapat diselesaikan,” ungkapnya.
Diketahui bantuan stimulan tersebut terdiri dari untuk kategori rusak ringan masing-masing mendapat Rp. 1 juta, kategori rusak sedang Rp. 2,5 juta dan untuk kategori rusak berat mendapat bantuan masing-masing Rp. 5 juta.
“Bantuan tersebut sebagai bentuk perhatian dan kadeudeuh dari Pemerintah Daerah, walaupun nilainya tidak seberapa mudah-mudahan dapat digunakan dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” tandasnya.
Terakhir bupati Ciamis menegaskan bahwa bantuan stimulan tersebut dipastikan tidak akan ada potongan sepeserpun.
BACA JUGA: Dinas Peternakan Lakukan Bimtek Potong Hewan
Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Dadang mengatakan, penyerahan bantuan meliputi tiga Desa termasuk Desa Sidamulih. Dengan total 134 KK dengan rincian rusak berat 15 KK, rusak sedang 51 KK dan rusak ringan 68 KK.
“Mendapatkan bantuan stimulan dari anggaran APBS Kabupaten sebanyak 1736 KK di Kecamatan Pamarican serta total semuanya sebanyak Rp. 3,003 M,” ucapnya. (Vie Irawan/IP)

