Diduga Lapuk SMP N 1 Pamarican Ambruk

infopriangan.com, BERITA CIAMIS. Akibat Lapuk di makan usia, sebuah bangunan sekolah yang ada di SMP N 1 Pamarican, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat ambruk.

Dalam kejadian tersebut, bangunan yang dulunya sempat di jadikan ruangan laboratorium itu mengalami ambruk pada bagian atap setelah sebelumnya memang kondisi bangunan tersebut memang sudah sangat memprihatinkan.

Menurut Kepala Sekolah SMP N 1 Pamarican, Wawan mengatakan, kejadian ambruknya bangunan tersebut terjadi sekitar pukul 10 : 30 WIB. Saat kejadian beruntung aktivitas di sekitar bangunan sedang sepi.

“Memang sebelumnya bangunan itu kondisinya sudah tidak layak pakai, apalagi terlihat di sekitar atap bangunan yang dulu nya di gunakan laboratorium tersebut sudah parah kondisinya,” terangnya.

Lanjut Wawan mengatakan, sebelum nya memang pihaknya juga sudah lama memutuskan untuk tidak menggunakan ruangan tersebut sebagai media belajar siswa untuk sekedar antisipasi jika nantinya bangunan tersebut mengalami hal yang tidak di inginkan.

“Mungkin sudah lama pihak sekolah tidak menggunakan bangunan ini, terhitung sejak memasuki musim hujan kemarin, kami tidak lagi menggunakan bangunan tersebut untuk sarana belajar siswa,” ungkapnya.

Lanjut Wawan menambahkan, pasca adanya kejadian tersebut pihaknya mengaku sudah melakukan koordinasi dengan dinas pendidikan Kabupaten Ciamis guna melaporkan situasi dan kondisi bangunan.

“Memang rencananya dulu, kami akan mengajukan penghapusan aset terkait keberadaan bangunan tersebut, namun kami juga akan tetap menunggu hasil dari dinas pendidikan pasca ambruk nya bangunan itu,” pungkasnya.

Sementara itu, Kabid SMP dari Dinas pendidikan Kabupaten Ciamis, Aris mengatakan, setelah mendapatkan laporan,pihaknya langsung menerjunkan tim untuk melihat situasi serta kondisi bangunan pasca mengalami ambruk.

“Tadi kami sudah mengutus Kasi sarpras untuk terjun ke lokasi mengecek serta membersihkan material bangunan yang ambruk,” ungkapnya.

Aris juga menambahkan, menurut penuturan pihak sekolah memang bangunan tersebut sudah lama di kosongkan karena kondisi nya sudah tidak layak untuk di pakai siswa dalam melakukan aktivitas belajar.

“Namun di lapangan pun kami juga mengintruksikan untuk memindahkan dulu beberapa sarana belajar yang masih bisa di gunakan siswa” terangnya.

BACA JUGA: Sali Iskandar : Sekolah Bernuansa Islam Selalu Jadi Pilihan

Lanjut Aris mengatakan,pasca kejadian itu pihaknya juga berencana akan mengajukan pembangunan rehab pada bangunan yang ambruk tersebut, hal itu di karenkan masih banyak bagian bangunan yang bisa di gunakan.

“Apalagi dalam kejadian tersebut hanya bagian atap nya saja yang rusak, namun nantinya kami pun akan menerjunkan tim dari Dinas PUPR untuk melakukan analisis secara detail,” pungkasnya. (Revan, Rizky/IP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten terlindungi. Anda tidak diizinkan untuk menyalin berita infopriangan