Disdamkarmat Cirebon Gelar Simulasi Kebakaran di RS

infoprianngan.com, BERITA CIREBON. Disdamkarmat Kabupaten Cirebon, bekerja sama dengan IHC RS Pertamina Cirebon, baru saja menggelar simulasi kebakaran dan evakuasi korban di salah satu ruang rawat inap RS Pertamina Cirebon, Kecamatan Gunungjati, pada Selasa, 5 November 2024. Simulasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi darurat kebakaran di lingkungan rumah sakit.

“RS Pertamina Cirebon telah memaksimalkan seluruh sumber daya yang ada, baik personel, peralatan, maupun sarana pendukung, untuk memastikan simulasi berjalan lancar dan sesuai rencana,” ujar Kepala Disdamkarmat Kabupaten Cirebon, M. Fery Afrudin.

Menurut Fery, simulasi ini penting sebagai langkah preventif, khususnya setelah terjadi beberapa insiden kebakaran di rumah sakit-rumah sakit lain di wilayah Cirebon.

Simulasi tersebut juga menekankan penggunaan prinsip-prinsip penting dalam penanganan keadaan darurat, seperti metode pertolongan yang cepat dan tepat serta prosedur evakuasi aman bagi pasien dan peralatan medis.

“Kami ingin memastikan bahwa seluruh staf rumah sakit memahami cara merespons dengan cepat, sehingga korban jiwa dan kerugian material dapat diminimalisir jika terjadi kebakaran sungguhan,” kata Fery.

Fery juga menyampaikan apresiasi atas kesiapan dan komitmen RS Pertamina Cirebon dalam mengadakan simulasi ini.

“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada manajemen RS Pertamina Cirebon. Mereka telah menunjukkan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi yang matang dalam kegiatan ini,” ungkapnya.

Ia berharap kegiatan ini menjadi contoh bagi instansi kesehatan lainnya untuk senantiasa siap menghadapi potensi kebakaran dan bencana lainnya.

“Kita tidak bisa mengabaikan risiko. Setiap instansi, khususnya rumah sakit, harus memiliki prosedur tanggap darurat yang solid dan terlatih,” tambahnya.

Lebih lanjut, Fery menyatakan bahwa kegiatan ini bukan hanya bermanfaat bagi internal rumah sakit, tetapi juga sebagai pengingat bagi masyarakat akan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana.

“Melalui simulasi ini, kami juga ingin meningkatkan kesadaran masyarakat. Penting bagi setiap keluarga memiliki rencana evakuasi agar siap menghadapi situasi darurat,” tegas Fery.

Menurut Fery, kolaborasi ini menunjukkan keseriusan Kabupaten Cirebon dalam memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran.

“Semoga langkah positif ini menjadi inspirasi bagi pemangku kepentingan lain. Kesigapan dan kesiapan dalam menghadapi bahaya bisa menyelamatkan nyawa dan harta benda,” pungkasnya.

BACA JUGA: Polres Banjar Tangkap Pelaku Promosi Judi Online

Dengan adanya kegiatan ini, ia berharap seluruh personel dan staf medis lebih terlatih dan siap merespons setiap kemungkinan.

“Simulasi ini bukan sekadar latihan, tapi upaya kami untuk membangun budaya kesiapsiagaan yang kuat dan responsif di lingkungan kerja, khususnya di fasilitas publik seperti rumah sakit,” tutup Fery. (Fi/infopriangan.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten terlindungi. Anda tidak diizinkan untuk menyalin berita infopriangan