Disnakkan Ciamis Gelar Vaksinasi Rabies di Tambaksari
infopriangan.com, BERITA CIAMIS. Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Ciamis melaksanakan kegiatan vaksinasi rabies di lima titik Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) sebagai bagian dari upaya mencegah penyebaran penyakit rabies di wilayahnya. Salah satu lokasi pelaksanaan vaksinasi tersebut berada di Desa Karang Paningal, Kecamatan Tambaksari, Kabupaten Ciamis.
Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Rabies Sedunia dan telah dimulai sejak September 2025 lalu. Melalui kegiatan tersebut, pemerintah daerah berupaya mempertahankan status Ciamis sebagai daerah bebas rabies (zero rabies) sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya vaksinasi hewan peliharaan.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Masyarakat Veteriner (Keswan dan Kesmavet) Disnakkan Ciamis, drh. Asri Kurnia, mengatakan bahwa kegiatan vaksinasi ini secara sengaja disebar di lima wilayah UPTD agar menjangkau masyarakat lebih luas dan memudahkan warga yang memiliki hewan peliharaan.
“Kami ingin mendekatkan pelayanan kepada masyarakat agar hewan peliharaan mereka terlindungi dari rabies. Tidak semua warga bisa datang ke kantor kabupaten, jadi kami turun langsung ke daerah-daerah,” ujar Asri. Jumat, (10/10/2025).
Asri juga menjelaskan, kegiatan vaksinasi rabies tidak hanya dilakukan pada anjing, tetapi juga pada kucing dan kera yang memiliki potensi menjadi penular penyakit rabies. Menurut Asri, pihaknya juga mengedukasi masyarakat mengenai gejala rabies, cara penularan, serta langkah pencegahan yang dapat dilakukan di rumah.
“Rabies merupakan penyakit yang sangat berbahaya karena bisa menular ke manusia. Oleh sebab itu, kami terus mengimbau masyarakat agar memvaksin hewan peliharaan mereka secara berkala dan tidak membiarkan hewan berkeliaran tanpa pengawasan,” tambahnya.
Sementara itu, Camat Tambaksari, Osep Hernandi, memberikan apresiasi terhadap langkah Disnakkan yang telah melaksanakan vaksinasi rabies hingga ke pelosok desa. Ia menilai, kegiatan tersebut menjadi wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kesehatan masyarakat dan hewan.
“Kewaspadaan tetap diperlukan untuk mempertahankan zero rabies di Kabupaten Ciamis, khususnya di Kecamatan Tambaksari,” ujar Osep.
Osep juga mengungkapkan bahwa antusiasme warga cukup tinggi selama kegiatan berlangsung. Banyak warga datang membawa hewan peliharaan mereka sejak pagi, terutama kucing yang jumlahnya mendominasi dibandingkan dengan anjing.
“Ada warga yang datang sambil menggendong kucing peliharaannya. Hal itu menunjukkan kesadaran tinggi bahwa vaksinasi sangat penting bagi kesehatan hewan dan manusia,” ucapnya.
BACA JUGA: Polresta Cirebon Ungkap 23 Kasus Narkoba Dua Bulan
Osep menambahkan, kegiatan vaksinasi rabies seperti ini memiliki nilai edukatif yang besar karena turut menumbuhkan rasa tanggung jawab masyarakat terhadap hewan peliharaan mereka.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjaga status bebas rabies, tetapi juga mempererat hubungan antara warga dan hewan peliharaannya melalui perawatan yang penuh kasih dan tanggung jawab,” tutupnya.
Melalui vaksinasi rabies yang terus digencarkan, Disnakkan Ciamis berharap seluruh wilayah di kabupaten ini dapat terjaga dari ancaman rabies. Pemerintah daerah pun berkomitmen meningkatkan pelayanan kesehatan hewan secara berkelanjutan demi terwujudnya lingkungan yang sehat, aman, dan bebas dari penyakit menular. (Redaksi)

