Dispar Ciamis Ajak Wisatawan Jaga Bersih
infopriangan.com, BERITA CIAMIS. Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Ciamis melalui Kepala Bidang Pemasaran, Asep Didi Heriawan, mengajak seluruh wisatawan untuk memiliki komitmen kuat dalam menjaga kebersihan dan keasrian setiap destinasi wisata yang dikunjungi. Asep menilai, keberhasilan sektor pariwisata tidak hanya diukur dari jumlah kunjungan, tetapi juga dari kualitas lingkungan yang tetap terjaga.
“Kami mengajak seluruh wisatawan untuk berkomitmen menjaga kebersihan dan keasrian di setiap destinasi wisata yang dikunjungi,” ujarnya. Kamis, (12/02/2026).
Menurut Asep, predikat Kabupaten Ciamis sebagai Kota Kecil Terbersih se-ASEAN bukan sekadar kebanggaan administratif, melainkan amanah yang harus dijaga secara konsisten. Asep juga menegaskan bahwa penghargaan tersebut akan kehilangan makna jika tidak dibarengi dengan perilaku disiplin dari masyarakat dan wisatawan.
“Melalui aksi nyata dengan tidak membuang sampah sembarangan, kita turut menjaga amanah besar Kabupaten Ciamis yang menyandang predikat sebagai Kota Kecil Terbersih se-ASEAN,” tegasnya.
Lanjut Asep, bahwa tantangan terbesar dalam menjaga kebersihan destinasi wisata justru terletak pada perilaku pengunjung. Pemerintah daerah, kata dia, terus melakukan edukasi dan menyediakan sarana kebersihan, namun tanpa kesadaran individu, upaya tersebut tidak akan maksimal.
“Fasilitas sudah kami siapkan, edukasi terus kami lakukan, tetapi kesadaran pribadi tetap menjadi kunci utama,” katanya.
Asep menilai, kebersihan merupakan fondasi utama dalam membangun citra pariwisata yang berkelanjutan. Destinasi yang bersih akan memberikan rasa nyaman, aman, dan menyenangkan bagi wisatawan. Sebaliknya, lingkungan yang kotor dapat merusak pengalaman berwisata dan berdampak pada turunnya minat kunjungan.
“Kebersihan adalah wajah pariwisata kita. Jika wajah itu tercoreng, maka kepercayaan wisatawan pun bisa menurun,” ungkapnya.
Lebih jauh, ia mengajak wisatawan untuk menjadi bagian dari solusi, bukan justru menambah persoalan lingkungan. Menurutnya, tindakan sederhana seperti tidak membuang sampah sembarangan, membawa kembali sampah pribadi, dan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai sudah merupakan kontribusi nyata.
“Mari menjadi wisatawan yang bijak dan bertanggung jawab. Jangan tinggalkan jejak sampah di tempat yang kita nikmati keindahannya,” ajaknya.
Asep juga menekankan bahwa keberlanjutan pariwisata harus berjalan seiring dengan pelestarian lingkungan. Ia mengingatkan bahwa potensi alam dan budaya Ciamis merupakan aset jangka panjang yang tidak boleh dirusak oleh kelalaian sesaat.
“Dengan kepedulian bersama, kita pastikan setiap sudut Ciamis tetap lestari, membanggakan, dan menjadi destinasi unggulan yang berkelanjutan,” katanya.
BACA JUGA: Lapas Ciamis Butuh Relokasi, Lahan Tidak Memadai
Asep juga menambahkan bahwa menjaga kebersihan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan tanggung jawab kolektif seluruh elemen, mulai dari masyarakat lokal, pelaku usaha wisata, hingga wisatawan. Tanpa kolaborasi yang kuat, predikat dan reputasi yang telah diraih bisa terancam.
“Ini bukan hanya soal penghargaan, tetapi soal komitmen kita menjaga rumah bersama,” tandasnya.
Diakhir wawancara Asep menegaskan pariwisata yang maju harus dibangun di atas kesadaran dan tanggung jawab bersama. Ciamis memiliki modal besar untuk terus berkembang sebagai destinasi unggulan, namun konsistensi menjaga kebersihan menjadi syarat mutlak.
“Tanpa disiplin dan kepedulian, potensi yang ada bisa terkikis. Karena itu, komitmen nyata dari setiap pengunjung menjadi faktor penentu agar Ciamis tetap bersih, manis, asri, dan layak dibanggakan,” pungkas Asep. (Gani)

