Dosen IPB Latih Puluhan UMKM di Banjarsari Ciamis

infopriangan.com, BERITA CIAMIS. Program Dosen Pulang Kampung 2025 dari IPB University membawa angin segar bagi pelaku UMKM di Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis. Dalam kegiatan yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Banjarsari, sebanyak 25 pelaku UMKM makanan ringan mendapat pelatihan langsung dari para akademisi.

Kegiatan ini merupakan bentuk nyata pengabdian dosen kepada masyarakat di daerah asalnya. Salah satunya disampaikan oleh Faiz Alfian Nazru, mahasiswa Magister Sains Agribisnis IPB, yang ikut terlibat dalam kegiatan tersebut.

“Selain memberikan edukasi, kami ingin memotivasi para pelaku UMKM agar mampu mengembangkan usahanya hingga ke luar daerah,” ujar Faiz, Kamis (17/07/2025).

Pelatihan ini digagas oleh Dr. Yusalina, M.Si sebagai ketua tim, dan melibatkan lima dosen lainnya: Prof. Dr. Ir. Dwi Rachmina, M.Si, Dr. Ir. Netti Tinaprilla, M.M., Eva Yolynda Aviny, S.P., M.M., Tursina Andita Putri, S.E., M.Si., dan Muhammad Farhan M.S., S.E., M.Si.

Menurut Faiz, pelatihan difokuskan pada penguatan kemampuan branding, pemasaran, serta pemahaman legalitas usaha.

“Kami ajarkan cara membuat logo, strategi branding produk, hingga pemasaran digital,” jelasnya.

Faiz juga menekankan bahwa banyak pelaku UMKM belum memiliki keberanian memperluas jaringan pasar.

“Rata-rata pelaku UMKM hanya melayani pelanggan lama. Mereka belum berani mengambil langkah untuk ekspansi,” katanya. Padahal, lanjut Faiz, kemasan dan inovasi produk menjadi kunci dalam menarik konsumen baru.

Program Dosen Pulang Kampung sendiri dinilai sebagai bentuk kontribusi nyata para akademisi kepada daerah asal.

“Ini bukti kecintaan dosen-dosen kami terhadap tanah kelahirannya. Kami ingin masyarakat lokal menjadi pelaku usaha yang tangguh dan mandiri,” tambah Faiz.

Dari sisi peserta, pelatihan ini disambut antusias. Destri, salah satu pelaku UMKM makanan ringan, mengaku bangga dan berterima kasih bisa ikut serta dalam kegiatan ini.

“Saya sangat berterima kasih kepada para dosen dari IPB. Ilmu yang diberikan sangat bermanfaat, terutama bagaimana menjual produk agar laku di pasar yang lebih luas,” ungkapnya. Destri juga mengaku tantangan terbesar selama ini adalah sulitnya menembus pasar baru.

BACA JUGA: Akila Warga Perum Medina Menangkan Tiket Umroh Gratis

Kegiatan ini menjadi harapan baru bagi UMKM lokal. Pelatihan yang dibarengi dengan pendampingan diharapkan mampu mendorong transformasi UMKM dari usaha skala kecil menjadi unit bisnis yang berkembang dan berdaya saing.

“Semoga pelatihan ini menjadi pijakan awal kesuksesan UMKM di Banjarsari ke depan,” pungkas Faiz. (Revan, Rizky/infopriangan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten terlindungi. Anda tidak diizinkan untuk menyalin berita infopriangan