DPC LPQQ Kota Banjar Resmi Dilantik di Gedung Dakwah
infopriangan.com, BERITA BANJAR. Lembaga Pembelajaran Qiroatul Qur’an (LPQQ) Kota Banjar kini resmi memiliki kepengurusan di tingkat cabang (DPC). Pelantikan dilaksanakan pada Selasa (13/5/2025) di Gedung Dakwah, Jalan Kewadanaan, Kota Banjar, Jawa Barat. Acara ini dihadiri oleh Wakil Wali Kota Banjar Supriana, jajaran Forkopimcam, tokoh masyarakat, serta tokoh agama setempat.
Pelantikan berlangsung dengan penuh khidmat. Para peserta yang hadir menyambut pembentukan DPC LPQQ dengan antusias. Lembaga ini diharapkan menjadi ujung tombak dalam upaya memberantas buta huruf Al-Qur’an di masyarakat.
Wakil Wali Kota Banjar, Supriana, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terbentuknya DPC LPQQ di seluruh kecamatan di Kota Banjar. Supriana menyebut, pelantikan ini merupakan langkah nyata dalam upaya pemerintah menghadirkan pendidikan keagamaan yang merata.
“Alhamdulillah, dengan pelantikan DPC LPQQ di empat kecamatan, saat ini kita punya lembaga yang secara khusus bergerak dalam pembelajaran membaca Al-Qur’an,” ujarnya kepada awak media.
Supriana juga menegaskan bahwa keberadaan LPQQ sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Kota Banjar untuk lima tahun ke depan. Salah satu misi tersebut adalah mewujudkan masyarakat muslim yang bebas dari buta huruf Al-Qur’an.
“Kami ingin memastikan, ke depan tidak ada lagi umat muslim di Kota Banjar yang tidak bisa membaca Al-Qur’an. Ini bagian dari tanggung jawab kita bersama,” tutur Supriana.
Menurutnya, Pemerintah Kota Banjar siap memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan LPQQ, termasuk bersinergi dengan lembaga-lembaga lainnya.
“Ini adalah kewajiban kita sebagai umat Islam, bagaimana kita bisa mempelajari, membaca, dan mengamalkan isi Al-Qur’an,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPD LPQQ Kota Banjar, Aan Alamsyah, menyampaikan bahwa kehadiran LPQQ tidak terlepas dari keprihatinan terhadap kondisi umat saat ini. Ia menyebut, berdasarkan data, sekitar 60 persen umat Islam di Indonesia belum mampu membaca Al-Qur’an.
“Jadi kenapa harus ada LPQQ? Karena dari hasil penelitian, 60 persen umat Islam tidak bisa membaca Al-Qur’an. Ini menjadi tanggung jawab kita semua, khususnya kami di LPQQ,” ungkap Aan.
Aan juga menambahkan bahwa LPQQ tidak hanya hadir sebagai simbol, tetapi sebagai lembaga yang memiliki komitmen kuat untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam membaca Al-Qur’an.
Aan menjelaskan bahwa setelah pelantikan DPC, pihaknya akan segera menginstruksikan setiap cabang di kecamatan agar membentuk Kelompok Belajar Mengaji Al-Qur’an (KBMA) di tingkat desa dan kelurahan. Tujuannya agar pembelajaran bisa dilakukan secara langsung dan menyentuh lapisan masyarakat terbawah.
“Nantinya setiap DPC kami minta turun langsung ke desa dan kelurahan untuk membentuk minimal satu kelompok KBMA. Ini akan memudahkan DPD dalam memantau perkembangan kegiatan mengaji di setiap wilayah,” ujarnya.
BACA JUGA: Tanaman Obat untuk Membantu Atasi Impotensi
Menurut Aan, LPQQ Kota Banjar akan terus memperkuat perannya sebagai lembaga keagamaan yang terpercaya. Ia berharap dukungan dari pemerintah daerah dapat menjadi pemicu semangat bagi para pengurus untuk bekerja maksimal di lapangan.
“Kami akan terus berupaya meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an masyarakat dan menjadikan LPQQ sebagai lembaga yang solid dan bisa diandalkan,” pungkasnya.
Pelantikan DPC LPQQ ini menjadi awal dari langkah besar dalam membangun masyarakat Kota Banjar yang melek huruf Al-Qur’an. Dukungan pemerintah serta komitmen para pengurus diharapkan mampu mempercepat terwujudnya cita-cita mulia tersebut. (Johan/infopriangan.com)

