Dua Jembatan Penghubung di Banjaranyar Ambruk
infopriangan.com, BERITA CIAMIS. Sebuah jembatan yang menjadi penghubung dua dusun yang ada di Desa Pasawahan, Kecamatan Banjaranyar, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat ambruk.
Dalam musibah tersebut, mengakibatkan aktivitas warga menjadi terhambat dan terisolir. Pasalnya jembatan yang menjadi penghubung antara Dusun Cisarua dengan Dusun Ciawitali ini merupakan akses satu-satunya yang bisa digunakan oleh warga.
Menurut Kepala Desa Padawahan, Maman mengatakan, ambruknya jembatan tersebut selain oleh tingginya intensitas hujan, juga disebabkan derasnya air yang mengalir di alur sungai tersebut.
“Kejadiannya itu tadi malam, dan saat mendapatkan laporan dari masyarakat, kami Pemerintah Desa langsung terjun ke lapangan. Kami juga berkoordinasi dengan UPTD PUPR melaporkan kejadian tersebut,” jelasnya.
Ambruknya jembatan mengakibatkan sebanyak 200 kepala keluarga di Dusun Ciawitali terisolir. Karena lokasi jembatan ini merupakan akses satu-satunya untuk mereka melakukan aktivitas.
“Memang sebenarnya masih ada akses jalan yang bisa digunakan masyarakat, namun lokasinya terlampau jauh. Mereka harus memutar arah dulu ke Kabupaten Pangandaran, dan itu memerlukan waktu yang cukup lama,” ujarnya.
Maman menambahkan, selain jembatan tersebut, juga terdapat satu jembatan lagi di Dusun Ciakar blok munggang laos yang mengalami ambruk. Hal itu juga berdampak hampir satu dusun di wilayah tersebut juga terisolir.
“Saat ini kami sudah melakukan penanganan dengan membuat jembatan sementara, agar bisa dilewati oleh masyarakat dengan berjalan kaki, dan menggunakan kendaraan sepeda motor,” tuturnya.
Maman juga menjelaskan, saat ini pihaknya baru melakukan tindakan berupa melaporkan kejadian tersebut ke Pemerintah Kabupaten melalui UPTD PUPR. Bahkan pihaknya berharap pemerintah segera melakukan upaya perbaikan terhadap kedua jembatan itu.
“Selain kedua jembatan ini, ada juga gorong-gorong yang mengalami ambruk di lokasi jalan pemda, tepatnya di Kaligamping – Kali Jati, dan itu juga memerlukan perbaikan,” pungkasnya.
Sementara itu, Pengawas UPTD PUPUR Kecamatan Banjarsari Joni mengatakan, saat ini pihaknya sudah menerima laporan mengenai ambruknya jembatan tersebut. Dan nantinya akan dilaporkan ke Dinas PUPR Kabupaten Ciamis.
BACA JUGA: Kementan dan Bupati Garut Panen Perdana Kentang
“Ya nanti kami akan berusaha untuk mengajukan ke kabupaten agar segera melakukan pembangunan kedua jembatan ini,” ungkapnya.
Namun untuk saat ini, warga di bantu pemerintah desa membuat jembatan sementara dengan menggunakan batang pohon kayu kelapa agar bisa dilalui oleh masyarakat. (Dadi/IP)

