Dua PDP di RSUD Pandega Pangandaran Sembuh

infopriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Direktur RSUD Pandega Pangandaran Asep Kemal Pasha menyatakan dua dari tiga PDP yang dirawat di rumah sakit dinyatakan sudah sembuh.

“Ya, dua orang PDP sudah sembuh dan sudah pulang ke rumahnya. Sementara yang satu orang PDP lagi masih di rawat,” ungkap Asep, Rabu, (29/4/2020).

FB_IMG_1768568975967
FB_IMG_1768568975967

Asep juga mengatakan, satu PDP sebelum dipulangkan telah di cabut status PDP nya karena memiliki penyakit penyerta hipertensi.

Sementara itu, kata Asep, sumbangan APD (Alat Pelindung Diri) dan kelengkapan lainnya untuk RSUD Pandega Pangandaran terus mengalir.

Kepala Bank BJB Pangandaran Budi Nugraha, atas nama OJK, menyerahkan sejumlah APD dan peralatan kesehatan lainnya kepada Bupati Pangandaran.

“Alhamdulillah donasi untuk terus mengalir, sehingga kebutuhan APD Covid-19 untuk satu bulan kedepan bisa tercukupi,” ujar Asep.

Bupati Jeje Wiradinata membenarkan dua dari tiga orang PDP yang dirawat di ruang isolasi RSUD Pandega Pangandaran dinyatakan sembuh dan sudah diperbolehkan pulang.

Terkait PDP positif Covid-19 yang saat ini masih dirawat di RSUD Banjar, adalah warga di Kec Parigi, kata Jeje.

“Dari 18 anggota keluarganya sudah dilakukan Rapid Test dan dinyatakan negatif dan kini sedang menjalani karantina selama 14 hari,” ungkapnya.

“Begitu juga dengan 13 tenaga medis dan satu orang dokter Puskesmas Selasari yang pernah menangani PDP tersebut,” katanya.

“Tapi kita ingin yang ke 18 anggota keluarganya dan 13 orang tenaga medis supaya dilakukan Swab Covid-19,” ujarnya.

Menurut Jeje, pihaknya sudah mencari riwayat perjalanan PDP positif yang sekarang di rawat di RSUD Banjar termasuk keluarganya.

“Ternyata ada satu keluarganya yang pernah pulang pergi dari beberapa daerah diantara ke Solo Jawa Tengah. Nah dari situ kita akan kelihatan dari mana asalnya sipasien bisa terpapar,” kata Jeje.

Dalam kesempatan itu Jeje juga meminta kepada warganya yang tengah merantau ke daerah lain terutama di zona merah Covid-19 untuk sementara tidak mudik.

“Demi kebaikan bersama dan keselamatan keluarganya juga,” ucap Jeje.

Saat ini, pemerintah daerah telah menyiapkan gedung sekolah di 93 desa untuk tempat isolasi khusus bagi pemudik.

Sementara Kepala Bank BJB Pangandaran Budi Nugraha menyampaikan, bantuan kali ini bersumber dari dua organisasi. Yaitu dari Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Priangan Timur dan Forum Komunikasi Jasa Keuangan dibawah OJK diantaranya berupa puluhan APD, Masker dan disinfektan.

“Mudah-mudahan dengan bantuan ini bisa meningkatkan pelayanan di RSUD Pandega Pangandaran dalam menangani Covid-19,” ujar Budi. (Iwan Mulyadi/IP)

Bagikan dengan :
FB_IMG_1768568975967
FB_IMG_1768568975967

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten terlindungi. Anda tidak diizinkan untuk menyalin berita infopriangan