Duh, Rumah Eruk di Garut Tidak Layak Huni
infopriangan.com, BERITA GARUT. Miris, di tengah-tengah gencarnya publikasi tentang keberhasilan program bantuan rumah rakyat. Ternyata masih ada rumah warga yang tak layak huni seperti rumah ibu Eruk yang juga seorang jompo.
Rumah ibu Eruk, memang sangat tidak layak huni. Rumah berukuran 3 x 4 meter itu seolah tidak berpenghuni. Layaknya kandang ayam saja. Dinding bambunya sudah bolong-bolong. Hingga tungku di dalam rumah pun terlihat dari dari luar lewat dinding bolong.
Selain itu kayu penjepit dindingnya dan papan sudah lapuk bahkan sebagian sudah patah-patah. Beruntung gentingnya masih agak utuh.
Itulah sebagian gambaran rumah ibu Eruk warga Kampung Sukasari, RT. 03, RW. 09, Desa Cihaurkuning, Kecamatan Cisompet, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Rumah tersebut dibangun sejak belasan tahun lalu. Saat itu ibu Eruk masih bugar dan bisa menjalankan profesinya sebagai “dukun beranak” (Sunda: Paraji). Sehingga bisa mengumpulkan uang untuk membeli bahan bangunan. Kayu, genting, bilik bambu, dan bambu. Sedangkan proses pembangunanya dikerjakan saudara dan tetangga.
Kini ibu Eruk semakin renta. Harus bertahan hidup sendirian. Mengandalkan belas kasihan saudara dan tetangganya yang rata-rata berkehidupan menengah ke bawah.
Saat infopriangan.com menyambangi rumahnya Rabu, (23/11/2022), ibu Eruk sedang terbaring sendirian. Dirinya mengaku pasrah dengan kondisi tersebut.
“Habis mau bagaimana lagi. Kalaupun ada bantuan, dengan senang hati akan saya terima,” tutur ibu Eruk dalam bahasa Sunda.
Sementara di tempat terpisah anggota BPD Cihaurkuning Asep Sopyan Saori mengaku, bahwa saat ini pihaknya sedang berupaya mencari dana untuk membantu ibu Eruk.
BACA JUGA: DPD Demokrat Jawa Barat Kunjungi Korban Gempa
“Karena itu kami berharap bantuan dari pihak manapun agar rumah ibu Eruk cepat dibangun,” tutur Asep Sopyan.
Selain itu Asep Sopyan juga mengaku, bahwa telah banyak warga Desa Cihaurkuning yang telah mendapatkan bantuan perumahan. “Namun penyalurannya kurang tepat sasaran,” sambung Asep Sopyan. (Liklik Sumpena/IP)

