Edi Rusyana Pimpin PGRI Ciamis 2025–2030
infopriangan.com, BERITA CIAMIS. Dalam suasana yang demokratis dan penuh semangat kebersamaan, Edi Rusyana resmi terpilih sebagai Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Ciamis untuk masa bakti 2025–2030. Pemilihan ini berlangsung dalam konferensi PGRI yang dihadiri oleh ratusan guru dari berbagai kecamatan se-Kabupaten Ciamis.
Usai pengumuman hasil pemilihan, Edi Rusdiana tampil di podium dengan wajah haru. Dalam sambutannya, Edi mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung jalannya konferensi dan proses pemilihan.
“Saya berdiri di sini bukan sebagai pemenang pribadi, melainkan sebagai pelayan bagi seluruh anggota PGRI Ciamis,” ujar Edi dengan suara bergetar. Senin, (30/06/2025).
Edi menyadari bahwa tidak semua suara dalam konferensi diberikan kepadanya. Namun, Edi menegaskan bahwa tidak ada perbedaan dalam pandangannya terhadap setiap anggota.
“Yang memilih maupun tidak, semua adalah guru yang saya hormati, saya dengarkan aspirasinya, dan saya perjuangkan haknya,” lanjutnya.
Ketua terpilih itu juga menekankan pentingnya menjaga persatuan pasca pemilihan. Menurutnya, organisasi sebesar PGRI tidak akan kuat tanpa fondasi solidaritas dan niat tulus untuk memajukan pendidikan bersama.
Edi juga menyampaikan komitmennya untuk menjadikan PGRI Ciamis sebagai organisasi profesi yang profesional, bermartabat, dan aktif dalam memperjuangkan kepentingan guru serta kualitas pendidikan.
“Kita harus menjadikan momentum ini sebagai awal baru. Kita jaga marwah PGRI. Kita bergerak sebagai satu tubuh, satu tujuan: pendidikan Ciamis yang lebih baik,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua PGRI Ciamis, Ahmad Juhana, mengingatkan seluruh peserta bahwa perbedaan pilihan adalah bagian dari dinamika demokrasi. Ia menyampaikan bahwa terpilihnya Edi adalah kemenangan bersama seluruh guru di Ciamis.
Ahmad juga menekankan pentingnya segera membentuk kepengurusan yang solid dan bekerja cepat menyelesaikan isu-isu penting yang dihadapi guru saat ini, termasuk masalah kesejahteraan dan perlindungan profesi.
“Ketua PGRI bukan hanya simbol, tetapi motor penggerak perjuangan guru. Siapa pun yang memimpin, yang terpenting adalah keberpihakan pada guru dan kualitas pendidikan,” ucap Ahmad di hadapan awak media.
Ucapan selamat juga datang dari Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, Erwan. Dalam sambutannya saat menutup konferensi, Erwan menyampaikan harapan agar kepemimpinan Edi bisa menjadi angin segar bagi gerakan peningkatan mutu pendidikan di daerah.
“Kita sudah pernah meraih predikat pelopor daerah pendidikan maju bersama Kabupaten Cirebon. Ini harus terus dijaga. Kita harus bergerak lebih inovatif dan kolaboratif ke depan,” kata Erwan.
Erwan juga menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Ciamis akan terus memberikan dukungan moral dan kolaboratif kepada PGRI sebagai mitra strategis dalam pembangunan sektor pendidikan.
BACA JUGA: Di Balik Wajah Bersih Kota, Ada Cerita Pilu Para Penjaganya
Konferensi PGRI Kabupaten Ciamis 2025 yang dilaksanakan di Hotel Sidarahayu Pangandaran resmi ditutup dengan pembacaan deklarasi bersama dan pengusungan tema besar: “Guru Bermutu, Indonesia Maju. Guru Hebat, Indonesia Kuat. Ciamis Maju, Mandiri, dan Berkelanjutan.”
Tema tersebut menjadi pengingat bahwa peran guru tidak hanya sebagai pengajar di ruang kelas, tetapi juga sebagai agen perubahan dan penjaga masa depan bangsa.
Acara ini menjadi titik awal konsolidasi kekuatan guru di Kabupaten Ciamis. Diharapkan, di bawah kepemimpinan Edi Rusdiana, PGRI Ciamis mampu menjadi rumah yang nyaman dan kuat bagi seluruh guru tempat bersuara, berkembang, dan berjuang bersama demi pendidikan yang lebih inklusif, berkualitas, dan berkelanjutan. (Eddy, infopriangan.com)








