Erik: Desa Harus Bisa Deteksi Dini Ancaman Bencana Wilayahnya
infopriangan.com, BERITA CIAMIS. Desa Tangguh Bencana (Destana) merupakan desa yang memiliki kemampuan untuk mengenali ancaman di wilayahnya dan mampu mengorganisir sumber daya masyarakat untuk mengurangi kerentanan dan sekaligus meningkatkan kapasitas demi mengurangi risiko bencana.
Dengan dibentuk sebagai desa tangguh bencana diharapkan desa dapat deteksi dini ancaman bencana di wilayahnya.
Pembentukan Destana dilaksanakan di Aula Desa Tanjungsari, Kecamatan Sadananya Ciamis, Kabupaten Ciamis. Senin (29/01/2024).
Kasi Pecegahan dan Kesiapsiagaan Erik menyampaikan, Destana merupakan program pra bencana dalam penanggulangan bencana di BPBD, yang meliputi tiga tahap:
1. Siklus penanggulangan bencan.
2. Siklus sebelum terjadi bencana.
3. Pasca terjadi bencana,tuturnya.
Masih menurut Erik, pra bencana meliputi dua yaitu pencegahan dan kesiapsiagaan kedaulatan logistik.
Sementara, Kepala Desa Tanjungsari, Maman Supratman mengucapkan terimakasih karena program Destana dilaksanakan di Desa Tanjungsari.
“Saya ucapkan terimakasih, karena telah mempercayai desa kami dalam pelaksanaan program ini. Desa kami sangat membutuhkan hal ini dalam berlatih kemandirian untuk menangani bencana,” tuturnya.
BACA JUGA: Jelang Pemilu Serentak, Panwaslu Cimaragas Tingkatkan Kesiapan Pengawas TPS
Maman juga menjelaskan hampir menyeluruh wilayah Desa Tanjungsari merupakan wilayah rawan bencana, seperti tanah longsor dan pohon tumbang.
“Saya berharap setelah diadakanya kegiatan ini bisa di manfaatkan oleh masyarakat dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari agar selalu waspada akan terjadinya bencana,” pungkasnya. (Heni/IP)

