Festival Muharram dan Hari Jadi Ciamis Hadirkan Kreativitas Umat
infopriangan.com, BERITA CIAMIS. Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1447 Hijriah sekaligus memperingati Hari Jadi Kabupaten Ciamis ke-383, Bale Galuh Rancage bekerja sama dengan sejumlah mitra menyelenggarakan Muharram Creative Festival 1447 H. Festival ini berlangsung selama sepekan, mulai 12 hingga 18 Juli 2025, di Komplek Gedung Islamic Centre Ciamis. Sabtu, (12/07/2025).
Ketua panitia, Dede, mengatakan bahwa acara ini bukan sekadar hiburan semata, tetapi juga wadah silaturahmi, edukasi, serta penguatan ekonomi umat. “Kami ingin menciptakan ruang yang menggabungkan unsur keislaman dengan kreativitas dan pemberdayaan masyarakat,” ujarnya saat sesi pembukaan.
Festival ini menyuguhkan berbagai aktivitas yang dikemas dalam nuansa Islami dan kekinian. Pengunjung tidak hanya disuguhi hiburan religi, tetapi juga dapat menikmati bazar kuliner, pameran produk halal, serta kegiatan edukatif untuk semua usia.
Terdapat tiga zona utama yang menjadi pusat perhatian dalam festival ini:
- Zona Pameran Islami
Zona ini diisi oleh stand dari berbagai pondok pesantren, sekolah Islam, serta perguruan tinggi berbasis keagamaan. Selain itu, pengunjung juga dapat menjumpai produk busana muslim, layanan haji dan umrah, perbankan syariah, kosmetik halal, perlengkapan ibadah, hingga buku-buku keislaman.
Seorang pengunjung, Ibu Rini, menyampaikan bahwa ia senang bisa mengajak anak-anaknya melihat langsung berbagai stand edukatif tersebut. “Anak-anak jadi tahu bahwa Islam itu luas, termasuk dalam dunia usaha dan teknologi,” katanya.
- Bazar dan Kuliner
Bazar ini menjadi ruang bagi pelaku UMKM lokal untuk memperkenalkan produk mereka. Makanan khas daerah, kerajinan kaligrafi, serta aneka dekorasi bernuansa Islami menjadi daya tarik tersendiri. Banyak pengunjung yang memanfaatkan momen ini untuk belanja oleh-oleh sambil mengenal kekayaan budaya lokal.
Panitia menyebutkan bahwa lebih dari 80 pelaku usaha terlibat aktif dalam bazar ini. Mereka berharap kegiatan semacam ini dapat terus membuka akses pasar bagi UMKM dan generasi muda kreatif.
- Hiburan dan Aktivitas Keluarga
Kegiatan ini dirancang ramah keluarga, dengan pertunjukan seni Islami seperti hadroh, musik religi, hingga dongeng dan permainan edukatif anak. Anak-anak terlihat antusias mengikuti berbagai lomba dan kegiatan interaktif yang disediakan.
“Biasanya acara keagamaan terkesan serius, tapi di sini semua dikemas menyenangkan dan penuh nilai edukatif,” ungkap Arif, salah satu pengunjung dari Tasikmalaya.
Dalam sesi pembukaan, Ustaz Nonop menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung terlaksananya acara ini. Nonop juga menyoroti pentingnya ide dan gagasan dalam mendorong perubahan umat.
“Hari ini, Bale Galuh Rancage telah memulai narasi besar: membangun kreativitas dan semangat ekonomi umat melalui Muharram Creative Festival,” ujarnya penuh semangat.
Nonop juga mengingatkan bahwa perubahan besar seringkali berawal dari langkah kecil. Sebagai contoh, ia menyebutkan bagaimana pemikiran besar para tokoh bangsa lahir dari ruang-ruang diskusi kecil, seperti yang dilakukan oleh HOS Tjokroaminoto dan para muridnya, termasuk Soekarno.
“Begitu pula dengan Deklarasi Juanda. Awalnya diragukan, kini menjadi pijakan hukum internasional. Maka jangan remehkan acara seperti ini,” tambahnya.
Festival ini secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis, Andang Firman. Dalam sambutannya, ia menyatakan bahwa kegiatan semacam ini penting dalam memperkuat syiar Islam yang ramah dan membangun.
“Festival ini menjadi contoh nyata bahwa dakwah bisa dikemas secara menyenangkan, kreatif, dan berdampak ekonomi. Harapan kami, kegiatan seperti ini dapat menjadi agenda tahunan,” kata Sekda.
BACA JUGA: Muharam Creative Festival, Semangat Baru Ciamis
Sekda juga mengapresiasi kolaborasi antara unsur pemerintah, masyarakat, lembaga keagamaan, dan komunitas dalam mendukung acara ini. Menurutnya, kolaborasi seperti inilah yang dibutuhkan untuk membangun Ciamis yang religius, maju, dan mandiri.
Muharram Creative Festival 1447 H membuktikan bahwa semangat keislaman tidak harus lepas dari kreativitas dan inovasi. Festival ini telah membuka ruang bagi masyarakat untuk berinteraksi, belajar, dan tumbuh bersama dalam suasana yang inspiratif.
Dengan semangat ukhuwah dan kolaborasi lintas sektor, acara ini diharapkan tidak hanya menjadi peringatan tahun baru Islam, tetapi juga menjadi titik awal lahirnya gerakan ekonomi dan sosial berbasis nilai-nilai keislaman yang kuat di Kabupaten Ciamis. (Eddy, infopriangan.com)

