Forum Konsultasi Publik Bahas Rencana Kerja Perangkat Daerah 2026
infopriangan.com, BERITA CIAMIS. Pemerintah Kabupaten Ciamis menggelar Forum Konsultasi Publik Forum Perangkat Daerah di Pendopo Wretikandayun, Karangkamulyan, Kamis (27/2/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk menyusun rencana kerja perangkat daerah tahun 2026, sekaligus menampung aspirasi masyarakat terkait pembangunan daerah.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, forum kali ini diselenggarakan di pusat budaya. Kepala Disbudpora Kabupaten Ciamis, Dadang menjelaskan bahwa pemilihan lokasi di Pendopo Wretikandayun bukan sekadar soal tempat, tetapi bagian dari upaya memperkenalkan potensi budaya Ciamis.
“Sebagai dinas yang juga membidangi kebudayaan, kami ingin menunjukkan bahwa Ciamis punya pusat budaya yang harus dimanfaatkan. Pendopo ini diresmikan beberapa tahun lalu oleh Bupati, dan sekarang kita gunakan sebagai ruang dialog antara pemerintah dan masyarakat,” ujarnya.
Lebih dari itu, forum ini juga mengusung konsep kearifan lokal. Seluruh peserta duduk lesehan, makanan dan minuman yang disajikan pun khas tradisional. Hal ini dilakukan agar suasana lebih akrab dan tidak ada sekat antara pemerintah dan masyarakat.
“Kami ingin membangun komunikasi yang lebih terbuka. Biasanya kalau di ruangan tertutup, ada kesan formal dan kaku. Dengan konsep ini, kami ingin berdiskusi lebih leluasa tanpa terbebani kepentingan tertentu,” tambahnya.
Menyerap Aspirasi Masyarakat
Forum ini menjadi wadah bagi perangkat daerah untuk menyampaikan usulan program yang dibutuhkan di daerah masing-masing untuk kesejahteraan masyarakat. Dalam beberapa kunjungan ke kecamatan sebelumnya, pemerintah menerima banyak aspirasi, terutama terkait kebudayaan, kepemudaan, dan olahraga.
Seorang peserta dari salah satu kecamatan mengusulkan agar kegiatan kebudayaan lebih diperhatikan. Menurutnya, banyak komunitas seni di desa-desa yang kesulitan mengembangkan potensi karena kurangnya fasilitas dan dukungan dari pemerintah.
“Kami punya banyak kelompok seni yang ingin berkembang, tapi fasilitasnya masih minim. Kami harap ada program yang lebih konkret untuk mendukung pelestarian budaya daerah,” katanya.
Selain itu, ada pula permintaan untuk meningkatkan program olahraga bagi pemuda di pedesaan. Salah satu perangkat desa mengungkapkan bahwa minat anak muda terhadap olahraga cukup tinggi, tetapi fasilitas masih kurang memadai.
“Kami butuh sarana olahraga yang lebih baik, terutama di desa-desa yang jauh dari pusat kota. Dengan fasilitas yang baik, anak-anak muda bisa lebih aktif dan terhindar dari hal-hal negatif,” ujarnya.
Menanggapi berbagai masukan yang disampaikan, perwakilan pemerintah daerah memastikan bahwa aspirasi tersebut akan menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan rencana kerja perangkat daerah tahun depan. Pemerintah berkomitmen untuk menyeimbangkan pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat.
BACA JUGA: Dinas KB Ciamis Gelar Layanan KB di Lima Pasar
“Kami tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tapi juga ingin memastikan bahwa program-program yang ada benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” tegas salah satu pejabat yang hadir.
Dengan forum seperti ini, diharapkan perencanaan pembangunan di Kabupaten Ciamis bisa lebih tepat sasaran dan berdampak nyata bagi masyarakat. Pemerintah pun menegaskan bahwa partisipasi aktif dari masyarakat sangat penting dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. (Rini/infopriangan.com)

