Galuh Ethnic Carnival 2025 Meriah di Tengah Efisiensi

infopriangan.com, BERITA CIAMIS. Peringatan Hari Jadi ke-383 Kabupaten Ciamis tahun ini kembali dirayakan dengan semarak lewat pagelaran Galuh Ethnic Carnival 2025. Karnaval budaya ini menjadi penutup dari rangkaian upacara resmi di Halaman Pendopo Ciamis, yang menyedot perhatian ribuan warga dari berbagai pelosok.

Tidak sekadar selebrasi, Galuh Ethnic Carnival menjadi simbol nyata semangat pelestarian budaya di tengah tantangan anggaran yang terbatas. Masyarakat dan pemerintah daerah sama-sama menunjukkan bahwa pelestarian tradisi bukan sekadar formalitas, tetapi kebutuhan untuk menjaga identitas.

Tahun ini, jumlah peserta meningkat signifikan. Tercatat 31 peserta ambil bagian dalam parade budaya tersebut, naik dari 25 peserta tahun sebelumnya. Peserta berasal dari perwakilan kecamatan di Ciamis, serta kabupaten dan kota tetangga yang ikut menyemarakkan suasana.

Bupati Ciamis, Dr. H. Herdiat Sunarya, menyampaikan apresiasinya kepada semua pihak yang terlibat. Herdiat menegaskan bahwa pelestarian budaya bukan tugas pemerintah semata, tetapi tanggung jawab kolektif seluruh elemen masyarakat.

“Budaya adalah warisan leluhur yang harus kita jaga bersama. Hampir setiap kecamatan punya kekhasan budaya yang patut dibanggakan,” ujar Herdiat di sela-sela acara. Rabu, (11/06/2025).

Pernyataan itu tidak berhenti sebagai retorika. Dalam situasi fiskal yang ketat, di mana banyak program harus dikurangi akibat kebijakan efisiensi, Galuh Ethnic Carnival tetap diprioritaskan. Pemerintah memilih mempertahankan acara ini, meskipun harus menyesuaikan anggaran dari APBD.

Herdiat mengakui bahwa tidak mudah menjaga semangat di tengah keterbatasan. Namun ia bersyukur, antusiasme masyarakat justru semakin tinggi. “Ini menjadi energi positif. Kami bangga masyarakat masih peduli dan mau terlibat aktif,” tambahnya.

Yang menarik, tahun ini menjadi peringatan pertama tanpa kehadiran Wakil Bupati, menyusul kekosongan jabatan yang belum juga terisi. Herdiat tidak menutupi rasa kehilangan tersebut.

“Biasanya kami selalu menyapa masyarakat berdua. Sekarang saya sendiri, tapi Alhamdulillah Pak Ketua DPRD bersedia mendampingi dari awal hingga akhir,” katanya.

Saat ditanya soal posisi Wakil Bupati, Herdiat menjelaskan bahwa proses pengajuan pengganti masih bergulir di tingkat partai pengusung.

“Beberapa nama sudah melamar lewat jalur partai, tapi belum ada yang diajukan secara resmi. Kami siap bekerja sama dengan siapa pun yang ditetapkan,” ungkapnya.

Kritik tidak bisa dihindari, terutama soal lambannya proses pengisian jabatan strategis itu. Di sisi lain, keberhasilan pelaksanaan Galuh Ethnic Carnival membuktikan bahwa roda pemerintahan tetap berjalan, dan komitmen terhadap pelestarian budaya tetap terjaga.

BACA JUGA: Sanggar Seni Desa Pusakanagara Meriahkan Hari Jadi Kabupaten Ciamis ke-383

Herdiat berharap acara ini bisa masuk kalender wisata tahunan. Herdiat menilai potensi budaya lokal bisa menjadi kekuatan ekonomi baru jika dikembangkan dengan serius. “Budaya bukan hanya soal adat, tapi juga potensi wisata dan peningkatan PAD,” tutupnya.

Galuh Ethnic Carnival 2025 bukan sekadar parade kostum atau atraksi seni. Ia menjadi simbol perlawanan terhadap lupa, dan komitmen bahwa identitas budaya adalah fondasi utama menuju kemajuan daerah. (Eddy, infopriangan.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten terlindungi. Anda tidak diizinkan untuk menyalin berita infopriangan