Gen Hijau SMAN 2 Banjarsari Laksanakan Program GELIAT
infopriangan.com, BERITA CIAMIS. Generasi Siswa Peduli dan Berbudaya Lingkungan atau Gen Hijau SMAN 2 Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, terus berkontribusi dalam menjaga kelestarian alam. Mereka melaksanakan program Gerakan Pemberdayaan Lingkungan di Masyarakat (GELIAT) dengan melibatkan warga Dusun Pongporang, Desa Sindangrasa, serta unsur pemerintahan dari tingkat desa hingga kecamatan.
Melalui program tersebut, Gen Hijau mengadakan beragam kegiatan seperti penanaman pohon di bantaran sungai, edukasi lingkungan kepada warga, hingga pembuatan biopori sebagai upaya memperbaiki kualitas tanah. Semua kegiatan dilakukan secara kolaboratif agar hasilnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.
Kepala SMAN 2 Banjarsari, Tety Gumiati, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah nyata sekolah untuk mendukung mitigasi dan adaptasi perubahan iklim. Ia menegaskan, cuaca ekstrem yang sering melanda akhir-akhir ini menjadi alasan kuat bagi pihak sekolah untuk bergerak cepat.
“Saat ini cuaca terbilang cukup ekstrem dan sulit diprediksi. Maka dari itu kegiatan ini diharapkan bisa menjadi pencegahan dini sebelum terjadi sesuatu yang tidak kita inginkan,” kata Tety. Selasa, (16/9/2025).
Dalam pelaksanaan program GELIAT, pihak sekolah juga menghadirkan narasumber dari Himpunan Penggiat Adiwiyata Indonesia (HPAI) Kabupaten Ciamis. Para penggiat lingkungan tersebut memberikan edukasi kepada warga mengenai pentingnya merawat ekosistem dan menjaga lingkungan hidup agar tetap seimbang.
Tety menambahkan, selain menghadirkan narasumber, pihaknya bersama siswa Gen Hijau juga melakukan aksi penanaman berbagai jenis pohon di lokasi-lokasi yang kerap terdampak banjir. Ia menilai, aksi sederhana itu memiliki manfaat besar jika dilakukan secara konsisten.
“Kami menanam pohon di beberapa titik rawan banjir. Hal ini kami lakukan agar masyarakat ikut merasakan manfaat nyata dari kegiatan ini, bukan sekadar simbolis,” jelasnya.
Tety juga berharap program ini dapat menumbuhkan karakter para siswa agar lebih peka, peduli, dan terbiasa menjaga lingkungan. Menurutnya, kegiatan semacam ini menjadi sarana pembelajaran di luar kelas yang tidak kalah penting dengan materi akademis.
“Program ini sekaligus menjadi ruang interaksi siswa dengan masyarakat. Mereka bisa bertukar pikiran, berbagi pengalaman, dan bersama-sama mencari solusi menjaga lingkungan,” ujarnya.
Sementara itu, Camat Banjaranyar, Ari Angga Rianto, menyambut positif program yang digagas oleh SMAN 2 Banjarsari. Ia menilai program GELIAT dapat menjadi inspirasi bagi sekolah lain untuk ikut bergerak dalam bidang lingkungan.
“Dengan dukungan dari pihak yang konsisten di bidang lingkungan hidup, mudah-mudahan kegiatan ini bisa lebih berkembang dan digaungkan. Kalau pemerintah desa, kecamatan, maupun sektor lain ikut mendukung, dampaknya pasti akan lebih besar,” kata Ari.
BACA JUGA: Bupati Ciamis Berhentikan Tetap Kades Cicapar
Ari menambahkan, pihak kecamatan juga sudah berdialog dengan beberapa pihak untuk membahas peluang mengembangkan kegiatan serupa di wilayah Banjaranyar.
“Responnya cukup baik. Tinggal mengatur komunikasi soal waktu, tempat, dan momentum yang tepat. Mudah-mudahan ini menjadi langkah nyata bagi kemajuan Banjaranyar, khususnya dalam mendukung tata ruang dan tata lingkungan,” pungkasnya.
Program GELIAT yang diinisiasi Gen Hijau SMAN 2 Banjarsari menjadi contoh nyata peran pelajar dalam menjaga bumi. Dengan kolaborasi sekolah, masyarakat, dan pemerintah, aksi sederhana seperti menanam pohon, membuat biopori, atau mengedukasi warga dapat memberi dampak besar untuk kelestarian lingkungan di masa depan. (Rizky Revan, infopriangan.com)

