Gerhana Bulan Total Hiasi Langit Indonesia, Umat Islam Laksanakan Salat Gerhana

infopriangan.com, BERITA CIAMIS. Fenomena alam langka berupa Gerhana Bulan Total akan kembali menghiasi langit Indonesia pada Senin dini hari, 8 September 2025. Peristiwa ini diperkirakan berlangsung selama 1 jam 23 menit, dimulai pukul 00.30 WIB hingga 01.53 WIB, dan bisa diamati dari seluruh wilayah Tanah Air.

Menurut data astronomi Kementerian Agama RI, tahapan gerhana bulan kali ini meliputi awal gerhana sebagian (U1) pada 7 September 2025 pukul 23.27 WIB, awal gerhana total (U2) pada 8 September pukul 00.30 WIB, puncaknya terjadi pukul 01.11 WIB, dan berakhir pada 01.53 WIB (U3). Pada puncaknya, Bulan akan tampak berwarna merah tembaga yang dikenal dengan sebutan blood moon.

Fenomena ini tidak hanya menarik secara astronomis, tetapi juga sarat dengan nilai spiritual. Dalam pandangan Islam, gerhana bulan merupakan salah satu tanda kebesaran Allah SWT. Umat Islam diajak menjadikan momen ini sebagai pengingat untuk memperbanyak zikir, taubat, dan amal kebajikan.

Sekretaris MUI Ciamis, K.H. Dr. Fadlil Yani Ainusyamsi, MBA., M.Ag., yang akrab disapa Ang Icep, menyampaikan bahwa gerhana bulan sebaiknya dimaknai sebagai momentum memperkuat keimanan dan ketakwaan.

“Fenomena ini hendaknya dijadikan sarana untuk memperbanyak doa demi keselamatan bangsa dan negara,” ujarnya. Minggu, (7/9/2025).

Fadil juga menegaskan bahwa peristiwa alam ini seharusnya tidak dipandang sekadar tontonan langit, melainkan sebagai pengingat akan kebesaran Sang Pencipta.

Sejalan dengan pandangan MUI, Kementerian Agama Kabupaten Ciamis mengeluarkan imbauan agar umat Islam melaksanakan salat sunnah gerhana atau Salat Khusufil Qomar. Salat ini merupakan salah satu tuntunan syariat ketika terjadi gerhana, baik bulan maupun matahari.

Selain salat gerhana, umat juga dianjurkan untuk memperbanyak takbir, zikir, istighfar, serta sedekah. Kemenag menekankan pentingnya memanfaatkan momentum ini untuk berdoa bersama demi keselamatan bangsa, sekaligus memperkuat rasa syukur kepada Allah SWT.

BACA JUGA: Atlet Cilik Ciamis Juara Panahan Tradisional Kemenpora 2025

Bagi masyarakat luas, gerhana bulan total ini bukan hanya peristiwa astronomi yang indah, tetapi juga momen berharga untuk meningkatkan kebersamaan dan spiritualitas. Para tokoh agama mengingatkan bahwa fenomena ini dapat menjadi sarana mempererat persaudaraan, menumbuhkan kepedulian sosial, dan memperkokoh rasa syukur atas nikmat Allah.

MUI Ciamis berharap, masyarakat tidak hanya menikmati keindahan langit malam, tetapi juga menjadikannya sebagai waktu untuk memperbanyak doa dan kebaikan. Dengan begitu, peristiwa langka ini dapat memberikan manfaat, baik dari sisi ilmu pengetahuan maupun keagamaan.

Gerhana Bulan Total 8 September 2025 ini menjadi pengingat nyata bahwa alam semesta berjalan sesuai kehendak Allah SWT. Maka, selain mengagumi fenomenanya, umat juga diajak memperdalam makna spiritual di baliknya. (Eddy, infopriangan.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten terlindungi. Anda tidak diizinkan untuk menyalin berita infopriangan