Hobi Unik Koleksi Benda Antik Ternyata Barangnya Titipan
infopriangan.com, BERITA GARUT. Ada nuansa berbeda saat bertamu ke rumah Deden Erawan, hampir seluruh dinding rumahnya dihiasi dengan benda-benda antik atau kuno. Begitu juga di setiap sudutnya tersimpan berbagai barang pusaka dengan berbagai bentuk.
Menurut Deden, hobinya mengoleksi benda-benda peninggalan masa kuno sudah dimulai sejak kuliah puluhan tahun silam. Saat Deden terkenal sebagai aktivis mahasiswa dan bertandang ke berbagai daerah di Indonesia.
Saat itu pula Deden sering menerima benda-benda antik dari warga atau tokoh yang dikunjunginya.
Sekarang Deden yang tercatat sebagai ASN/PNS di salah satu kecamatan di Garut masih aktif menjalankan aktivitas hobinya tersebut. Bahkan koleksinya kian waktu kian bertambah.
Koleksi benda antik itu terdiri dari puluhan keris, pedang, pisau, golok, sampai samurai dan kujang. Puluhan benda-benda kuno yang terbuat dari kayu, bambu, batu dan tanah liat serta bahan logam tersimpan rapi di setiap titik sudut rumah.
Bukan hanya itu, Deden juga mengoleksi kemenyan dan racikan obat-obatan bernuansa kuno.
Uniknya, benda-benda kuno yang dikoleksi Deden hampir seluruhnya merupakan barang pemberian dan titipan orang lain.
“Sampai saat ini sering kedatangan tamu yang sengaja datang untuk memberikan atau menitipkan barang”, kata Deden Senin 1/1/2024 kepada infopriangan.com.
Tidak tanggung-tanggung, Deden bahkan pernah kedatangan tamu dari Papua untuk sekedar ingin mengetahui koleksinya dan menitipkan barang kuno.
Selain itu, Deden juga sering menerima ramu dari Banten, Cirebon, Madura, Jambi, Makasar, Bali dan daerah lainya.
BACA JUGA: Pedagang Baju Pantai di Pangandaran Sepi Pembeli
Pernah terjadi ada penggemar batu akik yang ingin membeli koleksinya dengan harga Rp.30.000.000. Padahal batu akik tersebut hanya berukuran 6 kg. Deden pun menolak penawaran tersebut.
“Karena batu tersebut merupakan titipan dari kasepuhan Cirebon, saya tidak ingin menghianati kepercayaan tersebut,” pungkas Deden di kediamannya. (QMP/IP)

